Uniknya Ampok Goreng yang Gurih Pedas dari Blitar

Erliana - detikFood Jumat, 28 Jun 2019 09:30 WIB
Foto: Erliana Riady/detikcom
Blitar - Ampok atau nasi jagung biasa dimakan dengan sayur lodeh, urap dan ikan asin. Namun yang satu ini lebih spesial dan unik, ampok goreng.

Ampok merupakan nasi jagung yang dibuat dari biji jagung kering yang ditumbuk kasar kemudian dikukus. Sebagai pengganti nasi dari beras, nasi jagung umumnya dimakan dengan lauk sayur lodeh, orek tempe, urap dan ikan asin.

Aroma gurih terendus saat melintas di jalan Desa Tawangsawentar Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Berasal dari sebuah warung kecil yang berdiri di antara hamparan sawah seolah memanggil orang untuk mampir.
Uniknya Ampok Goreng yang Gurih Pedas dari BlitarFoto: Erliana Riady/detikcom


Ternyata, aroma berasal dari wajan penggorengan milik Masruroh. Wanita berusia 61 tahun itu sedang menggoreng nasi jagung atau ampok. Ada tiga pembeli yang sedang menunggu ampok goreng untuk dibungkus pulang. Sementara, seporsi ampok goreng hangat telah tersaji di piring sedang mereka nikmati.

Seorang pembeli asal Lamongan, Santoso, mengaku ketagihan dengan menu spesial ini. Pria ini awalnya penasaran dengan tulisan di depan warung yang menawarkan menu ampok goreng.

"Saya baru saja dinas di sini. Pas lewat jalan ini, awalnya saya penasaran saja, kok di Blitar ada yang jualan ampok goreng. Pertama saya coba rasanya enak, gurih pedas. Cocok dengan suhu dingin seperti sekarang. Dan malah jadi ketagihan," katanya pada detikcom, Jumat (28/6/2019).
Uniknya Ampok Goreng yang Gurih Pedas dari BlitarFoto: Erliana Riady/detikcom

Sudah enam tahun Masruroh membuat ampok goreng ini. Dalam sehari, sebanyak 10 kg nasi ampok digoreng untuk melayani pembeli. Sejak buka pukul 09.00 sebanyak 50 porsi nasi ampok goreng bisa dijual dalam sehari.

Menurut Masruroh ampok goreng ini sebenanrnya tidak ada yang istimewa.

"Ya bumbu nasi goreng biasanya. Bawang merah sama putih, cabai, daun bawang. Itu saja gak macam-macam," aku wanita ramah ini.

Ide menggoreng ampok diperoleh Masruroh dari seorang pelanggan yang menjabat di dinas pendapatan daerah. Pejabat asal Trenggalek itu, tiba-tiba minta Masruroh menggoreng nasi ampok yang biasanya dia jual dengan lauk sayur lodeh pedas.
Uniknya Ampok Goreng yang Gurih Pedas dari BlitarFoto: Erliana Riady/detikcom

Baca juga : Uenak Poll! Tahu Tek Plus Telur Khas Blitar Racikan Cak Runi

"Pas saya hidangkan, beliau makan katanya enak. Sudah mulai besok kamu jualan ampok goreng saja. Ya saya manut sampai sekarang ini," ucapnya sambil tertawa.

Walaupun warung Masruroh sangat sederhana, namun banyak pejabat yang jadi pelanggannya. Masruroh tetap saja bersahaja. Satu porsi nasi ampok ini, dijualnya seharga Rp 6.000 saja.

Simak Video "Kontes Durian Blitar Kenalkan Beragam Varietas Durian"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)