World's 50 Best 2019

Melalui 'Tortellante', Massimo Botura Beri Pelatihan Pasta Untuk Tunagrahita

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 25 Jun 2019 09:00 WIB
Foto: Dok.dentita Golose Foto: Dok.dentita Golose
Singapura - Chef selebriti dunia, Massimo Bottura membuat komunitas untuk misi kemanusiaan. Kali ini para penyandang tunagrahita diajak belajar bikin pasta.

Pemilik restoran Osteria Francescana yang masuk dalam urutan pertama World's 50 Best Restaurant 2018 memang dikenal memiliki beberapa misi kemanusiaan. Bersama dengan istrinya, Lara Gilmore, Chef Massimo Bottura mengajar anak-anak muda penyandang tunagrahita untuk belajar membuat pasta.
Melalui 'Tortellante', Massimo Botura Beri Pelatihan Pasta Untuk TunagrahitaFoto: detikfood
Ini merupakan gerakan kemanusiaan secara global yang berkembang sangat pesat. "Saya tidak menyangka bahwa program ini menjadi besar. Saya rasa, program ini bisa menjadi agen perubahan dan dapat memberikan makanan dan energi untuk planet kita," tutur Massimo Bottura dalam acara diskusi panel #50BestTalks di Singapura (23/06).

Pasta berjenis tortellini ini dilipat dengan tangan yang dibuat oleh para anak muda di komunitas ini. Totellini diisi dengan Osteria Francescana's cream dari Parmigiano yang sebagian besar dijual kepada sukarelawan dan anggota asosiasi distrik Querce.

Baca juga: Chef Top Dunia, Massimo Bottura Akan Buka Restoran Khusus Tunawisma di Sydney
Melalui 'Tortellante', Massimo Botura Beri Pelatihan Pasta Untuk TunagrahitaFoto: Dok.dentita Golose
Selain itu, Tortellante juga memproduksi pasta segar untuk perusahaan besar seperti Gucci dan Tetra Pak. Bagi yang tinggal di Modena juga dapat membeli tortellini dengan cara memesan online di @tortellante.it.

Kini, Bottura sedang membuat platform untuk para sukarelawan bekerjasama dengan salah satu perusahaan di San Francisco. Karena mereka menerima ratusan permintaan untuk membantu sehingga dibuat platform tersebut di Paris.

"Sekarang sudah ada 4.000 antrean untuk bisa bergabung menjadi sukarelawan," ujar Massimo Bottura.

"Orang-orang ingin membantu dan siap melakukan perubahan, untuk menjadi bagian dari pergerakan global," tambahnya.
Melalui 'Tortellante', Massimo Botura Beri Pelatihan Pasta Untuk TunagrahitaFoto: Dok.dentita Golose
Para sukarelawan sangat mahir membuat pasta khas Italia rata-rata sudah berusia tua. Proyek ini menghadirkan dua kelompok masyarakat yang terpinggirkan bisa berdampingan bersama untuk lebih kuat.

"Ini yang membuat adanya perasaan bangga atas apa yang telah Anda lakukan. Seperti yang sudah saya janjikan tahun lalu, saya terus melakukan lebih banyak lagi," pungkas chef kelahiran Modena, Italia.

Tortellante merupakan proyek yang inklusif, dimana terdapat para nenek yang mengajarkan pembuatan pasta bukan pada cucu-cucu mereka tapi anak-anak disabilitas sampai tunagrahita.

Baca juga: Lihat Gaya Kulineran Massimo Bottura, Chef dan Pemilik Resto Terbaik Dunia


(sob/odi)