McDonald's Indonesia Kurangi Limbah Plastik Lewat #MulaiTanpaSedotan

Sonia Basoni - detikFood Senin, 12 Nov 2018 14:10 WIB
Foto: MCdonald's Indonesia
Jakarta - Tingkat kesadaran terhadap sampah yang masih rendah, membuat limbah plastik jadi masalah serius. Kini McDonald's tiadakan sedotan plastik di seluruh gerainya.

Limbah plastik selalu memasuki peringkat atas dalam masalah lingkungan di berbagai negara. Terutama di Indonesia, di mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap sampah masih rendah. Sekiranya hanya 19% masyarakat Indonesia yang perduli terhadap sampah.

Baca Juga: Hari Ini Saja! Meriahkan 'McDelivery Day' Pesan Apa Saja Dapat Hadiah
McDonald's Indonesia Kurangi Limbah Plastik Lewat  #MulaiTanpaSedotanFoto: Istimewa
Untuk mendorong keperdulian masyarakat terhadap sampah terutama limbah plastik, McDonald's Indonesia membuat gerakan #MulaiTanpaSedotan. Di mana 189 gerai McDonald's di seluruh Indonesia sudah tidak menyediakan dispenser sedotan lagi.

"Gerakan #MulaiTanpaSedotan ini dibuat dengan tujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih perduli, sekaligus membantu mengurangi limbah plastik di lingkungan, dengan berhenti menggunakan sedotan plastik," tutur Suji Lantyka selaku Associate Director of Communications McDonald's Indonesia, ke detikFood (12/11).

Acara peluncuran gerakan #MulaiTanpaSedotan ini juga dihadiri langsung oleh Novrizal Tahar. Selaku Direktur Pengelolaan Sampah, dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
McDonald's Indonesia Kurangi Limbah Plastik Lewat  #MulaiTanpaSedotanFoto: detikFood
"McDonald's sebagai salah satu market leader di bidang service & restaurant di Indonesia, di mana terdapat 189 gerai. Sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya dari limbah plastik, kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh insiatif McDonald's Indonesia untuk mengurangi sampah plastik, dengan menghapuskan sedotan plastik di semua gerainya," jelas Novrizal.

Lebih lanjut Nozrizal menjelaskan bahwa sampah plastik sangat berbahaya, apalagi jika sudah berada di air atau laut.


Tonton video: Gerakan Anti Sedotan Plastik Sudah Diterapkan di McD dan KFC

[Gambas:Video 20detik]



"Sampah atau limbah plastik ini berbahaya, apalagi jika sudah sampai laut. Karena sulit terurai, dan tentunya hal ini akan mengancam ekosistem laut dan perairan. Tentunya juga mengancam kesehatan kita, karena kandungan mikroplastik yang terbawa di dalam air," tutur Novrizal.

Efektifnya gerakan #MulaiTanpaSedotan ini sudah dilaksanakan serentak di tanggal 12 November 2018. Sehingga mulai hari ini, seluruh gerai McDonald's di Indonesia tidak lagi menyediakan sedotan plastik, di restoran maupun lewat delivery service.
McDonald's Indonesia Kurangi Limbah Plastik Lewat  #MulaiTanpaSedotanFoto: Istimewa
"Langkah yang kami lakukan dengan menghentikan dispenser sedotan di seluruh gerai McDonald's, lalu jika ada pengunjung yang berkebutuhan khusus untuk meminum menggunakan sedotan, bisa minta ke kasir kami. Tapi kami sarankan, jika tidak perlu, lebih baik tidak usah menggunakan sedotan plastik untuk membantu menjaga lingkungan kita," ungkap Yunita Hidayanti, selaku Associate Director of Brand Extension McDonald's Indonesia.

Nantinya McDonald's Indonesia berencana untuk terus mengeluarkan inisiasi baru, untuk mendukung dan merawat lingkungan lewat progam serta produk yang mereka keluarkan.

Baca Juga: Siapa Sangka Mainan Antik dari McDonald's Bisa Laku Hingga Rp. 6 Juta



McDonald's Indonesia Kurangi Limbah Plastik Lewat  #MulaiTanpaSedotan
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com