Makanan Kaki 5 Rating Tinggi

Harganya Rp 20 Ribu, Warung Ayam Geprek Ini Banjir Orderan Online

Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 15 Jan 2022 12:00 WIB
Harganya Rp 20 Ribu, Warung Ayam Geprek Ini Banjir Orderan Online
Foto: detikFood
Jakarta -

Tampak biasa bahkan sepi, tetapi warung ayam geprek ini ternyata memiliki rating tinggi di setiap aplikasi makanan online. Hampir selalu banjir orderan online. Ini faktanya!

Sajian serba ayam seperti ayam geprek, ayam bakar sampai ayam kremes memang menjuarai setiap aplikasi makanan online. Selain rasanya yang enak dan familiar di lidah orang Indonesia, menu ini juga murah dan mengenyangkan.

Salah satunya warung Ayam Geprek Hanis di wilayah Jatipadang, Jakarta Selatan. Dilihat dari luar, warung makan ini tampak sepi. Bahkan tidak ada yang makan di tempat. Tapi ternyata warung ayam geprek ini jadi langganan banyak orang, yang memesannya via aplikasi makanan online.

Tak hanya ratingnya yang tinggi,menu yang ditawarkan Ayam Geprek Hanis semuanya enak dan murah meriah. Berikut ini beberapa fakta Ayam Geprek Hanis yang menarik.


Warung Ayam Geprek Bintang Lima

Harganya Rp 20 Ribu, Warung Ayam Geprek Ini Banjir Orderan OnlineWarung Ayam Geprek Bintang 5. Foto: detikFood

Bintang lima di sini bukan berarti konsep restoran mewah atau mahal. Warung Ayam Geprek Hanis mendapatkan bintang lima, atau rating tertinggi di banyak aplikasi makanan online.

Sang pemilik, Diah Eka menuturkan bahwa usaha warung ayam geprek ini ia dirikan sejak tahun 2015 lalu. Konsep warung makan yang awalnya sederhana, kini berubah menjadi warung makan populer di aplikasi online dengan rating tinggi.

Menu makanan yang ditawarkan tidak hanya ayam geprek saja. Tapi ada ayam bumbu rujak, ayam bakar madu, ayam goreng kremes, telur dadar krispi, jamur krispi, sampai tahu tempe krispi yang harganya di bawah Rp 20.000.

Laris Manis di Aplikasi Online

Harganya Rp 20 Ribu, Warung Ayam Geprek Ini Banjir Orderan OnlineWarung Ini Banjir Orderan Online Foto: detikFood

Kepada detikFood (14/01), Diah menuturkan bahwa kebanyakan pelanggan setianya tidak pernah datang langsung atau makan di tempat. Melainkan mereka selalu memesan makanan via aplikasi online. Sehingga pendapatan utama warung ini dari aplikasi online.

"Kita buka dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam. Sudah berjualan sejak tahun 2015, dan awalnya itu saya pekerja kantoran. Tapi memutuskan untuk banting setir dan merambah ke bisnis kuliner kecil-kecilan," jelas Diah.

Untuk menu resepnya, Diah belajar secara otodidak. Menggunakan resep milik keluarga mertua yang memiliki usaha katering spesial makanan khas Solo.

"Jadi bisa dibilang hampir semua makanan di sini seperti ayam, itu menggunakan resep keluarga dan rasanya mirip seperti makanan yang ada di Solo," sambungnya.



Simak Video "Nikmatnya Sambal Pedas Racikan Ayam Geprek Hani's"
[Gambas:Video 20detik]