Bubur Sop M.Kapi: Bubur Kental Disiram Gurih Hangat Sop Ayam

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Senin, 28 Des 2015 16:50 WIB
Foto: detikFood Foto: detikFood
Jakarta - Bubur yang pekat dan sop yang hangat mengepul menyatu dalam mangkuk. Cocok buat menumpas udara dingin. Perut kenyang, badanpun hangat!

Melintasi kota Cirebon di malam hari, jangan lupa mengisi perut sejenak di Bubur Sop Mang Kapi. Sebenarnya hampir di setiap jalan utama mudah ditemui warung bubur sop. Yang kadang dijual bersama menu lain seperti mie goreng dan nasi goreng.

Warung bubur sop M.Kapi tergolong legendaris karena sudah ada sejak tahun 1980. Kini diteruskan oleh generasi kedua, Samudi. Mudah dicari karena persis berada di dekat jembatan di Jalan Tentara Pelajar yang cukup ramai.



Di tempat bubur sop ini juga ada penjual es campur, sate kambing dan sate ayam. Jadi kalau tak ingin menyantap bubur sop ada pilihan sate yang bisa dinikmati dengan nasi atau lontong.

Dalam hitungan menit seporsi bubur sop legendaris (Rp.15.000) tersaji panas mengepul. Mangkuk sedang nyaris meluap dengan genangan kaldu dan topping yang sangat ‘ramai’.

Selain kerupuk kanji oranye yang diremas, juga ada irisan daun bawang, daun seledri dan kacang goreng, bawang merah goreng yang ditaburkan melimpah. Aroma gurih bawang goreng dan kaldu beriringin mengepul saat bubur diaduk.

Buburnya bukan bubur kental yang hancur butiran nasinya tetapi bubur yang kental, mirip nasi tim lembek. Di dalamnya ada suwiran ayam, secuil hati dan ampela, irisan kol, suun dan tomat merah. Jadi boleh dibilang merupakan sop ayam suwir yang dituangkan di atas bubur.



Beberapa kali menyuap bubur ini kami merasakan merica bubuk dan garam yang tidak merata. Ah, rupanya ini karena merica bubuk, garam dan MSG ditaburkan di atas bubur tidak dicampur di dalam kaldunya.

Yang unik, bubur ini juga diberi tauco dengan butiran kedelai kecokelatan yang masih utuh, Selain memberi aksen gurih renyah, tauco ini juga menunjukkan adanya pengaruh kulier China yang juga jadi ciri khas kawasan pesisir utara Jawa.

Bubur yang jadi ciri khas Cirebon ini juga diracik dengan cara unik. Wadah bubur berbentuk panci segiempat. Panci disekat, sebagian berisi bubur kental mirip nasi tim. Sisi yang satu berisi kaldu ayam yang mendidih.

Bubur juga bisa dipesan setengah porsi. Pertama bubur dituang ke dalam mangkuk. Kemudian diberi topping suun irisan kol, suwiran ayam dan potongan tomat. Selanjutnya ditaburkan topping berupa irisan daun bawang, daun seledri, kacang goreng, tauco dan kerupuk kanji yang diremas.

Sentuhan akhirnya berupa taburan garam, merica dan MSG. Barulah kaldu panas disiramkan dan bubur disajikan. Buat yang alergi MSG sebaiknya memberitahu saat memesan bubur. Mengingat MSG yang ditaburkan sekitar 1/2 sdt lebih di atas semangkuk bubur.

Bubur ini tak mudah berair meskipun diberi kuah kaldu. Karena dibuat kental mirip nasi tim. Setelah diberi sedikit kecap Matahari yang manis sedang dan sedikit sambal, rasanya jadi gurih, sedikit manis dan pedas. Mantap!



Karena disuap hangat dan mudah dikunyah bubur ini cocok buat penghangat badan di saat udara dingin. Kalau ingin lebih mantap bisa dilengkapi dengan seporsi sate ayam (Rp.20.000) dan segelas jeruk panas (Rp.9.000). Sate ayamnya meskipun kecil irisannya rasanya cukup enak, garing dengan saus kacang yang gurih manis.

Kalau sedang melintasi kota udang di malam hari, jangan lupa singgah mengisi perut di sini. Comfort food dengan harga terjangkau ini siap menghangatkan perut Anda.

Bubur Sop M. Kapi
Jl. Tentara Pelajar
Cirebon
Buka: Jam 17.00 - habis

(adr/odi)