Untuk Anda yang menjalani masa remaja di tahun 80-an, tentu tak asing dengan Bioskop Nusantara di Kebon Pala, Jatinegara. Selain ada tempat menonton film seru, di dekatnya juga ada penjual bubur ayam enak. Biasanya usai menonton film, banyak pasangan muda-mudi yang mampir ke sini untuk menikmati semangkuk bubur ayamnya yang enak.
Nostalgia itulah yang dituturkan orang tua saya, tentu tanpa menghilangkan peran serta Bubur Ayam Berdikari yang turut masuk dalam memori. Meski Bioskop Nusantara sudah tak lagi beroperasi, namun hingga kini Bubur Ayam Berdikari masih berdiri di lokasi yang sama. Wah, jadi penasaran ingin ikut mencicip!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesanan saya langsung diracik oleh seorang wanita paruh baya. Tak lama, semangkuk bubur ayam (Rp 12.000) yang hangat disajikan. Buburnya yang putih bersih disiram dengan kuah keruh berwarna cokelat. Di atasnya ada suwiran ayam kampung, daun bawang serta seledri. Sekelilingnya diberi tambahan krupuk dan emping yang diremukkan.
Buburnya lembut dengan tekstur agak encer. Tak perlu banyak mengunyah, rasanya yang gurih enak dan lembut bisa dengan mudah turun ke perut. Kuahnya beraroma kunyit kuat, ditambah wangi daun salam. Suwiran ayam kampung bikin rasanya tambah gurih, apalagi jika ditambah sambal kacangnya yang enak. Wah, betul-betul bikin perut hangat!
Tentu menu ini cocok juga buat Anda yang sedang tak enak badan dan ingin makan menu yang mudah dicerna. Meski disajikan tanpa tambahan kacang dan cakue, saya justru suka dengan sajiannya yang sederhana namun nikmat.
Menurut sang ibu penjual, resepnya memang dipertahankan sejak pertama kali berjualan di tahun 1960-an. Konon racikan bubur ayam ini didapat Alm. H. Anwar dari seorang warga keturunan Tionghoa. Resepnya juga tak berubah sejak pertama kali usahanya dirintis.
Sang ibu penjualpun banyak berkisah soal sejarah bubur ayam ini. Menurutnya, banyak pembeli yang sudah jadi langganan sejak tahun 1980-an. "Mereka ke sini mau nostalgia. Racikan di Cipinang dan di Jatinegara kan sama, bubur di sini diolah dan dikirim dari Jatinegara. Sekarang di sana dikelola kakak ipar saya," paparnya.
Rupanya, iapun punya kebolehan meracik lontong sayur a la Betawi yang sedap. Akhirnya selain bubur ayam, Bubur Ayam Berdikari di Cipinangpun menghadirkan lontong sayur dalam menunya. Sayang, karena sudah kekenyangan bubur ayam yang enak, saya tak bisa mencicip lontong sayurnya.
Sebelum pulang, tentu tak lupa saya membungkus 2 porsi bubur ayam untuk dinikmati orang tua di rumah. Sekaligus bernostalgia zaman mereka masih berstatus pacaran dulu. Wah, semangkuk racikan bubur ayam sederhana ternyata tak hanya bisa hangatkan perut, tapi juga bisa membangkitkan memori indah puluhan tahun lalu.
Bubur Ayam Berdikari
Sebelah Eks Bioskop Nusantara
Kebon Pala, Jatinegara
Jakarta Timur
Jl. Raya Cipinang Jaya
Jakarta Timur
Telp: 021-99662044
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN