Sluurp! Dawet Telasih Bu Haji Siswo

- detikFood Selasa, 01 Des 2009 15:12 WIB
Jakarta - Es dawet alias cendol ini memang selalu bisa membuat kangen untuk mencicipi kembali. Butiran dawetnya kecil, lentur, kenyal dengan kuah santan encer. Diselingi bubur sumum, ketan hitam plus selasih yang sangat mulus meluncur di tenggorokan. Pas untuk menebus rasa haus di tenggorokan!

Setelah puas berkeliling di pasar gede, Solo, rasa panas mendera. Ingin beli minuman dingin, berarti saya harus segera keluar dari dalam pasar. Padahal tenggorokan ini sudah sangat kering minta dibasahi. Tiba-tiba saya teringat akan pesan teman saya untuk mencicipi es dawet pasar gede ini.

Segera saja saya mencari dimana tempat si penjual dawet tersebut. Ternyata tak sulit menemukan si penjual dawet ini. Es Dawet Telasih milik Hj.Siswo ini bannernya cukup besar, dan berada dekat dengan pintu masuk pasar. Lapaknya tidak terlalu besar. Di sebelahnya terdapat gunungan buah nanas milik si ibu penjual dawet.

Selain itu ia juga menjual semua bahan-bahan yang digunakan untuk membuat es campur seperti cincau hitam, kolang kaling, cendol, mutiara, rumput laut dan juga nata de coco. Wah, tampaknya saya tidak bisa langsung makan di tempat nih! Melihat saya yang kebingungan, si ibu langsung menyodorkan sebuah bangku plastik.

Seporsi es dawet langsung saya pesan. Jika ingin dingin dan segar, dawet telasih ini bisa diberikan potongan batu es. Tapi kalau yang tidak suka dingin dawet telasih tetap enak dimakan begitu saja. Tapi karena cuaca sedang panas terik, saya lebih memilih dawet telasih plus batu es.

Dengan cekatan si ibu penjual langsung meracikkan es dawet. Ada beberapa baskom berisi ketan hitam, bubur sumsum, cendol hijau, sirup gula, santan dan juga selasih berjejer rapi di hadapannya. Es dawet telasih di taruh di dalam mangkuk porselain kecil.

Rasanya tidak terlalu manis dan ada semburat rasa gurih dari kuah santannya. Es dawet ini memang sangat berbeda dari jenis dawet yang sering saya beli di Jakarta. Kalau yang sering saya temui adalah jenis dawet khas Banjarnegara. Berupa cendol hijau diberi kuah santan dan di kucuri gula merah cair sebagai pemanisnya. Dan kadang diberikan sedikit potongan tapai singkong.

Tapi dawet telasih ini benar-benar jauh berbeda. Mulai dari segi isinya yang komplet plus pemberian selasih itulah yang menjadi ciri khasnya. Tapi tetap tak kalah enak dengan es dawet Banjarnegara. Seporsi es dawet telasih ini sangat murah, cukup Rp 3.000,00 saja satu mangkuknya. Tak sampai lima menit mangkuk es dawet pun sudah bersih tak bersisa. Tak kuasa menahan keinginan untuk menikmati es dawet lagi, akhirnya semangkuk es dawet pun kembali saya pesan. Kalau sedang berada di kota Solo, jangan lupa untuk menikmati semangkuk es dawet telasih ini ya!

Es Dawet Telasih Hj. Siswo
Pasar Gede, Solo
Telp: 0271-2067579, 081802552081 (menerima pesanan)

(eka/Odi)