Si Kecil Suka Nugget? Bikin Nugget Lebih Sehat dengan Cara Ini

Bekal Sekolah Sehat

Si Kecil Suka Nugget? Bikin Nugget Lebih Sehat dengan Cara Ini

Lusiana Mustinda - detikFood
Kamis, 06 Agu 2015 12:13 WIB
Si Kecil Suka Nugget? Bikin Nugget Lebih Sehat dengan Cara Ini
Foto: Thinkstock
Jakarta - Nugget menjadi salah satu bahan makanan yang praktis dan juga mudah disajikan sebagai bekal. Si kecil juga sangat menyukainya, jika sudah begini Andapun harus menyiasati cara pengolahan agar sajian nugget bisa jadi salah satu makanan bekal yang sehat dan juga berizi untuk si kecil.

Agar nugget bisa disajikan lebih sehat untuk si kecil, Anda dapat membuatnya di rumah dengan cara yang direkomendasikan oleh Damis Chyntia Esapraja, selaku Nutritionis di Healthy Box Catering (06/08/15) berikut ini.

1. Homemade

Foto: Thinkstock
Nugget yang dijual di pasaran memang terlihat sangat praktis. Akan tetapi bahan makanan ini dibuat dengan tambahan pengawet yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berakibat negatif bagi kesehatan anak.

Sebaiknya buat nugget sendiri di rumah. Cara ini dapat menghindari penggunaan bahan pengawet. Jika di rasa tak memiliki banyak waktu, Anda dapat membuat nugget pada malam hari dan di pagi harinya cukup mengolahnya menjadi sajian bekal si kecil. Untuk membuatnya, Anda dapat lihat resep nugget di sini.

Selain daging ayam, ​Anda​ juga dapat membuatnya dengan tambahan potongan jamur, tahu, tempe, ikan dan beberapa sayuran seperti buncis dan wortel. Penambahan ini bisa jadi sebagai siasat si kecil yang tidak menyukai sayuran.

2. Panggang

Foto: Thinkstock
Nugget tak hanya selalu harus di goreng. Nugget juga bisa diolah dengan cara dipanggang. Cara ini bisa mengurangi kelebihan konsumsi lemak. Nugget bisa dioles dengan mentega low fat dan dipanggang dalam oven hingga berwarna sedikit kecoklatan.

3. Buat bento

Foto: Thinkstock
Nugget juga bisa dicampurkan ke dalam bento box untuk makan siang anak. Isi bento dengan nasi yang dibentuk lucu atau baked potato dan juga pasta. Dalam satu porsinya, Anda bisa menyajikan nasi sekitar 100 gram, kentang 80 gr dan pasta 100 gr dalam keadaan matang. Jangan lupa untuk memberikan sayuran dalam sajian bekalnya.

Agar lebih enak, sayuran dapat dimasak menjadi tumisan atau rebusan sayuran yang dapat dicocol atau disiram saus. Sausnya bisa white sauce yang gurih sehingga si kecil senang menyantapnya. Sajikan dengan wadah atau bentuk-bentuk cetakan makanan yang lucu termasuk buah-buahan.

4. Lengkapi dengan susu

Foto: Thinkstock
Khusus untuk anak usia 6-13 tahun disarankan untuk mengonsumsi susu 2 kali sehari. Susu kaya akan kalsium yang dapat membantu optimalkan pertumbuhan tulang dan juga gigi si kecil. Anda dapat membekali si kecil dengan satu gelas susu untuk makan siang dan satu gelas susu di malam hari sebelum tidur.

5. Perhatikan kebutuhan gizi

Foto: Thinkstock
Rata-rata kebutuhan anak usia sekolah dalam sehari adalah sekitar 1.200 - 1.500 Kkal. Dalam satu kali makan, harus ada bahan makanan yang mengandung karbohidrat (nasi, kentang atau pasta), protein (ayam, telur, daging dan ikan) serta sayur dan buah untuk mencukupi kebutuhan harian serat si kecil.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads