Berikan si Kecil Salmon dan Telur Agar Tulang dan Giginya Kuat

Berikan si Kecil Salmon dan Telur Agar Tulang dan Giginya Kuat

Lusiana Mustinda - detikFood
Senin, 01 Jun 2015 16:40 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Hampir 47,5 persen anak-anak di Malaysia mengalami kekurangan vitamin D. Padahal vitamin D ini bisa didapatkan dari sinar matahari dan makanan sehari-hari. Vitamin D penting untuk perkembangan tulamg dan gigi anak.

Survei gizi anak Malaysia ini dilakukan oleh South Asian Nutrition Survey (SEANUTS), yang merupakan studi multicenter yang dilakukan di empat negara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. SEANUTS dilakukan secara komprehensif dengan menilai status gizi anak-anak antara usia enam bulan hingga 12 tahun.

Seperti yang dilansir dalam Star (24/05/15), hampir setengah atau sekitar 47,5 persen dari anak-anak Malaysia memiliki angka kecukupan vitamin D yang mengkhawatirkan. Padahal vitamin D memiliki beberapa pernanan penting dalam tumbuh kembang anak dengan mengatur kalsium dan kandungan fosfat di dalam tubuh. Keduanya zat gizi ini penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

Anak-anak yang kekurangan vitamin D akan menghadapi risiko kelainan tulang seperti rakhitis. Sedangkan untuk orang dewasa akan berisiko terkena osteomalacia yang ditandai dengan nyeri tulang dan kerapuhan. Vitamin D juga berperan dalam mengatur sistem regulasi kekebalan tubuh dan neuromuskuler tubuh.

Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit kronis. Sebaliknya, jika seseorang kekurangan vitamin D maka akan meningkatkan kerentanan tubuh terhadap infeksi dan penyakit autoimun.

Untuk mendapatkan vitamin D secara alami, tentunya si kecil perlu terkena paparan sinar matahari yang cukup. Biasanya, sekitar 30 menit pada wajah dan lengan harus terpapar matahari setiap harinya. Akan tetapi untuk menunjang kebutuhan vitamin D, juga perlu memberikan si kecil makanan sehat.

Sumber makanan yang mengandung vitamin D alami terdapat pada ikan tuna, salmon, cod liver oil, sarden, kuning telur dan juga mackerel. Selain sumber alami, beberapa makanan juga banyak yang sudah diperkaya dengan vitamin D seperti sereal, roti, margarin, susu dan juga jus jeruk.

Tidak disarankan untuk memberikan vitamin D dalam bentuk suplemen. Karena hal ini dapat menimbulkan keracunan bagi si kecil. Cukup memberikan makanan yang mengandung vitamin D dan mengajak si kecil bermain di luar rumah agar terpapar sinar matahari terutama pagi hari.

(lus/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads