Jus Buah Sebaiknya Tak Diberikan pada Anak Sebagai Ganti Asupan Buah

ADVERTISEMENT

Jus Buah Sebaiknya Tak Diberikan pada Anak Sebagai Ganti Asupan Buah

- detikFood
Kamis, 13 Nov 2014 12:53 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jus buah sering diberikan pada anak sebagai pengganti buah segar. Padahal jus buah mengandung lebih banyak gula. Karenanya tak bisa dimasukkan dalam kebutuhan harian buah dan sayur pada anak.
 
‘Action on Sugar ‘menemukan jus buah anak mengandung setidaknya 6 sendok teh gula, lebih banyak dibandingkan cola dan sering ditawarkan dengan karton besar. Saran resmi dari pemerintah Inggris, 150 ml gelas jus buah tanpa pemanis termasuk dalam asupan sayuran dan buah per hari. Tapi, jus dengan pemanis tidak masuk dalam asupan sayur buah.

Smoothie yang mengandung ampas buah dan sayuran bisa dihitung mencukupi bahkan melebihi 5 porsi sayuran dan buah per hari. Tapi, hal ini tergantung kuantitas buah dan sayuran yang digunakan dalam jus serta proses pembuatannya.

‘Action on Sugar’ menyatakan panduan tersebut cenderung membingungkan. Tapi, Public Health England menyatakan rekomendasi ini jelas dan menyarankan konsumsi 5 porsi atau lebih sayuran dan buah untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

“Orang tua tidak selalu mengerti perbedaaan antara minuman jus dan jus buah, kebanyakan dari produk tersebut datang dalam kemasan 200 ml atau lebih. Mereka masih membeli jus untuk anak berpikir minuman tersebut sehat, nyatanya anak tidak boleh mengonsumsi terlalu banyak,” tutur Kawther Hashem selaku ahli nutrisi kepada BBC (13/11/2014).

Jus seharusnya menjadi camilan yang diberikan sesekali, bukan minuman sehari- hari. Hal ini disetuui oleh professor Susan Jebb selaku penasehat pemerintah yang mengkhawatirkan konsumsi jus sebagai pelega dahaga rutin untuk anak. Padahal air adalah minuman yang terbaik untuk kesehatan anak.

Gula dilepaskan dari buah saat dijus atau diblender, gula tersebut bisa merusak gigi dan berkontribusi pada kenaikan berat badan. Anak umur 1 hingga 5 tahun batasan konsumsi gula 36,1 gram dan umur 4-10 adalah 60,8 gram.

“Jus buah bisa diikutkan dalam asupan sayuran dan buah per hari. Tapi, karena proses jus melepaskan gula dari buah, kami merekomendasikan pembatasan setidaknya 150 ml sehari. Konsumsi minuman manis dan jus buah dengan hidangan untuk menurunkan risiko kerusakan gigi,” tutur Dr Alison Tedstone, Public Health England.

World Health Organization (WHO) baru- baru ini mengeluarkan panduan yang menyarankan pengurangan konsumsi gula. Sebelumnya konsumsi gula tidak boleh melebihi 10 persen dari asupan kalori, tapi diubah menjadi 5 persen.

(dni/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT