Berdiri sejak puluhan tahun yang lalu, beberapa kopitiam di Indonesia ini masih eksis. Tempat ini menawarkan racikan kopi klasik dengan cita rasa khas.
Menikmati kopi di kopitiam tak hanya soal rasa, tetapi juga suasana dan cerita di baliknya. Sejumlah kedai kopi di Indonesia bahkan telah bertahan selama puluhan tahun.
Meski zaman terus berubah, kopitiam legendaris ini tetap mempertahankan racikan kopi khasnya. Tak heran jika tempat-tempat tersebut masih ramai didatangi pencinta kopi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersebar di berbagai daerah, kopitiam ini menawarkan pengalaman ngopi dengan nuansa tempo dulu. Berikut lima kopitiam legendaris yang masih eksis hingga kini.
1. Kopi Asiang
Kedai kopi legendaris di Pontianak Foto: Rizki Aryanti/d'Traveler |
Kopi Asiang di Pontianak dikenal legendaris dan jadi ikon, karena sudah buka sejak 1958. Pemiliknya, Yohanes Fendi alias Asiang, dikenal dengan julukan 'Naked Barista'.
Ia meracik kopi tradisional dengan bertelanjang dada menggunakan teknik seduh khas. Kopinya memakai robusta Kalimantan dan tersedia dalam pilihan kopi hitam atau kopi susu.
Selain kopi, ada aneka kudapan untuk teman sarapan. Pilihannya antara lain gado-gado siram, sate kuah, pastel hingga bolu kukus.
2. Waroeng Kopi Ake
Berdiri sejak 1921, Waroeng kopi Ake disebut sebagai salah satu warung kopi tertua di Tanjung Pandan, Belitung. Meski sederhana, cita rasa kopi di sini tetap menjadi favorit banyak orang.
Kopi susu menjadi salah satu menu favorit yang diracik dengan resep turun-temurun. Sebagai teman ngopi, tersedia telur setengah matang yang juga banyak digemari.
Kopi Ake berada di kawasan Tanjung Pandan. Dulunya kawasan tersebut menjadi tempat pekerja tambang timah beristirahat sebelum ramai didatangi orang Belanda dan warga Tionghoa kaya.
3. Kedai Kopi Apek
Kedai Kopi Apek. Foto: ANTARA FOTO/Yudi |
Di Medan ada juga kopitiam legendaris, bernama Kedai Kopi Apek yang sudah berdiri sejak 1923. Lokasinya ada di kawasan pasar tradisional Hindu.
Kedai mungil ini populer jadi destinasi wistawan. Menu andalannya berupa kopi Sidikalang yang bisa dinikmati hitam, dengan susu, atau disajikan dingin.
Selain kopi, tersedia roti bakar dengan olesan srikaya dan telur ayam kampung setengah matang. Telur biasanya disantap dengan merica, garam, dan kecap asin.
4. Warung Kopi Purnama
Warung Kopi Purnama di Bandung juga dikenal legendaris, karena berdiri sejak 1930. Tempat ini buka sejak pukul 06.30 pagi dengan suasana khas kopitiam tempo dulu.
Menu minumannya cukup sederhana, hanya ada kopi hitam dan kopi susu. Racikan kopi khasnya disebut punya cita rasa yang membuat pelanggan bernostalgia dengan suasana masa lampau.
Untuk teman ngopi, tersedia beragam kudapan yang tak kalah populer. Pilihannya ada roti bakar, singkong goreng, hingga bubur ayam.
5. Kopi Es Tak Kie
Kopi Es Tak Kie, Glodok, Jakarta Barat Foto: Qonita Hamidah/detik travel |
Kopi Es Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, sudah berdiri sejak 1927 dan tetap mempertahankan resep kopi sejak awal berdiri.
Pilihan menunya sederhana, yakni kopi hitam dan kopi susu. Meski sederhana, tetapi racikan tradisional ini yang membuat banyak orang penasaran mencicipinya.
Racikan kopinya memiliki karakter rasa yang kuat, bahkan tetap terasa setelah dipadukan dengan susu kental manis pada kopi susu. Harganya dibanderol mulai Rp 25.000.
Simak Video "Nyobain Kopi Mocktail ala 'Gadis Kretek' di Kafe Slow Bar Hidden Gem"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN