Nasi Galung, Komplet, Enak, Murah Lagi!

Nasi Galung, Komplet, Enak, Murah Lagi!

- detikFood
Jumat, 30 Nov 2007 09:34 WIB
Jakarta - Jika Anda penyuka hidangan pedas, nasi rames khas Pematang Siantar ini wajib untuk dicoba. Ada nasi galung yang disajikan dengan tumis suun , gulai kubis dan kentang dan teri tawar goreng yang krenyes krenyes... plus sambal tauco cabai hijau yang dijamin membuat Anda terengah-engah kepedasan. Makin lengkap dengan paduan lauk rending daging, paru goreng dan ikan pari goreng yang renyah gurih!

Siang itu teman saya yang pengemar masakan Medan mengajak untuk mencicipi nasi galung favoritnya di bilangan Pluit. "Nasi Galung? Makanan kayak apa sih itu?” begitulah kira-kira komentar yang keluar dari mulut saya ketika diajak menyambangi RM Galung ini. Maklum, saya sendiri tidak pernah mencicipi makanan Pematang Siantar ini. Bermodal rasa penasaran dan di-kompori oleh teman-teman, akhirnya jadilah saya bersama teman-teman berangkat menuju bilangan Pluit, Jakarta Utara.

Setelah berkutat cukup lama di kepadatan lalu lintas (maklum cukup jauh dari kantor), sampailah kami di RM Makan Galung di bilangan Taman Pluit Kencana. Persis seperti rumah makan Padang, aneka masakan digelar di dalam baskom-baskom di lemariΒ  kaca. Dengan cekatan sang pelayan meracik hidangan yang kami minta, yaitu nasi galung dan aneka lauk tambahan lain yang dapat dipilih sendiri. Antara lain, ayam goreng, paru goreng, rendang, perkedel kentang, babat sapi, kepala ikan manyung, tahu tauco dan masih banyak lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi makanan kami sampai ke meja, mata saya sempat tertumbuk dengan tulisan β€˜Miso Ayam dan Rujak Tahu’ yang ditempel di etalase terpisah. "Miso ayam? Wah makanan apa lagi nih," pikir saya. Nama Miso mengingatkan saya pada miso Jepang (fermentasi kedelai yang dihaluskan dan dipakai sebagai bahan utama sup miso). Wah, masak miso Jepang sampai Medan ya? Tanpa pikir panjang, saya pun memesan seporsi Miso Ayam. Sedangkan teman yang lain memesan rujak tahu plus tambahan es buah dan es Johor yang sangat enak jika diminum di tengah teriknya panas hari ini.

Mungkin bagi orang Medan yang tinggal di Jakarta, nasi galung tak asing lagi. Ya, ternyata nasi galung ini mirip nasi 'rames' karena langsung dicampur dengan aneka lauk pauk dalam satu piring. "Nasi galung biasanya diberi topping wajib berupa tumis suun, teri putih goreng, gulai kubis (berisi irisan kentang dan kol), sambal tauco plus semangkuk kecil sambal cabai hijau," ujar teman saya menjelaskan. Benar saja, semua yang disebutkan persis seperti hidangan yang ada di hadapan saya. Untuk lauk tambahan, saya juga sempat memesan seporsi rendang sapi dan juga ikan pari goreng. Hidangan ini disajikan di atas daun singkong rebus, persis rumah makan Padang. Aroma kari lamat-lamat menusuk hidung. Wuih... sedap nian!

Suapan pertama langsung membuktikan bahwa hidangan ini memang patut diacungi jempol. Paduan soun goreng, gulai kubis dan kacang panjang dengan bumbu tauco ini membentuk harmoni rasa asin, gurih, pedas plus aroma tauco yang unik. Rendang dagingnya empuk walaupun rasa pedasnya ternyata tak begitu 'nendang' seperti rendang khas Padang. Sedangkan ikan pari, digoreng sangat garing sehingga terasa keriuk-keriuknya... begitu pula dengan teri tawar goreng yang dicocol dengan sambal hijau. Hmm..meskipun sedikit pedas menggigit tetapi racikan bumbu yang beraroma kari pada kuah gulai dan aroma tauco pada sambalnya benar-benar serasi dan unik!

Untuk meredakan rasa pedas, saya pun langsung mencomot es Johor yang telah tersedia di meja. Huahh... suegerrr!!Β  Sebenarnya es Johor ini agak mirip dengan es campur, bedanya memakai kuah dari santan dengan topping serutan es yang diberi gula merah dan sirup berwarna merah menggoda. Isinya terdiri dari tapai singkong, cincau, cendol, kacang merah , kacang ijo dan sagu. Berbeda dengan es buah yang isinya berupa buah-buahan seperti kelengkeng, cincau, anggur, dan cocktail (semangka, nenas, lyche,dll) dan selasih dengan rasa yang manis pula. Keduanya pas buat penawar rasa pedas.

Miso ayam yang bikin penasaran ternyata tampilannya mirip soto. Kuahnya cokelat sedikit kemerahan dengan aroma kari yang lembut dan panas mengepul! Isinya mi kuning, bihun, perkedel kentang , suwiranΒ  ayam goreng plus taburan kerupuk, bawang goreng dan seledri. Rasa kuahnya sungguh eksotik, pedas, gurih dengan aroma kari yang lembut. Sangat pas disantap dengan satai kerang. Mungkin inilah jejak pengaruh India pada kuliner Medan yang sangat cantik. Rujak tahu sengaja kami nikmati terakhir. Isinya daun selada, tauge potongan tahu kuning dan disiram kuah kecokelatan mirip cuko mpek-mpek. Dilengkapi taburan kacang tanah goreng. Rasanya sangat segar, kuah yang manis pedas dan gurih memang mirip cuko dan sangat pas dipadu dengan tahu yang lembut gurih. Wah, kami benar-benar kekenyangan dan puas dengan pilihan menu makan siang ini.

Seporsi nasi galung plus tambahan dua lauk (rendang dan ikan pari) hanya dihargai Rp 23.000,00. Untuk miso ayam cukup membayar Rp 9.000,00 dan seporsi rujak tahu Rp 10.000,00. Sedangkan masing-masing es buah dan es Johor dihargai Rp 8.000,00 per mangkuk. Wah, tak rugi rasanya kami jauh-jauh menyambangi rumah makan ini. Ternyata, selain mantap rasanya... mantap juga harganya!!

Rumah Makan Galung
Jl. Taman Pluit Kencana No.2 Pluit, Jakarta Utara
Telp: 021-6605915
Jam Buka : 9.30-21.00
(Senin Tutup)
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads