Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987

Kulineran di kelapa Gading

Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987

Rumah Makan - detikFood
Sabtu, 17 Jan 2026 12:00 WIB
Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987
img-alt

Diah Afrilian

4
β€œCitarasa otentiknya tetap dipertahankan seperti aslinya.” - dfl
BAGIKAN
Foto: Diah Afrilian/detikcom
Jakarta -

Pallubasa legendaris asal Makassar juga ada di Kelapa Gading. Buka sejak 1987, hingga kini tempat makannya masih ramai dikunjungi para penikmat setia.

Hidangan khas Makassar tak kalah populer dengan makanan tradisional lainnya. Selain coto dan mie titi, ada juga pallubasa yang punya banyak penggemar.

Rumah makan bernama Pallubasa Serigala bahkan menjadi yang paling diandalkan untuk menikmati racikan pallubasa otentik Makassar. Selain berada di kampung halamannya, tempat makan ini juga punya cabang di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Kelapa Gading ada Pallubasa Serigala yang merupakan cabang langsung dari pallubasa di Makassar. Uniknya, tempat makan yang berdiri sejak 39 tahun silam ini masih ramai peminat walau hanya punya 1 menu.

Detail Informasi
Nama Tempat MakanRM Pallubasa Serigala
AlamatJalan Boulevard Raya No.1, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.
No Telp0821-5232-8911
Jam OperasionalSenin - Jumat, 09.00 - 22.00 WIB
Estimasi HargaRp 35.000 - Rp 80.000
Tipe KulinerTradisional
Fasilitas
  • Pembayaran Non Tunai
  • Area Parkir
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • dll
Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987Racikan legendaris pallubasa di sini tak pernah berubah sejak 1987. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Pallubasa Legendaris Sejak 1987

Pallubasa Serigala awalnya berdiri di Makassar. Tempat makan ini sudah menjadi legenda pallubasa otentik Makassar yang buka sejak 1987.

ADVERTISEMENT

Rumah makan ini pertama kali buka di Jalan Letjen Hertasning No.12B, Makassar. Kemudian disusul dengan pembukaan cabangnya yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kehadirannya di Jakarta lantas menjadi angin segar bagi perantau asal Makassar maupun foodies yang menggemari hidangan khas Makassar tersebut. Hingga kini Pallubasa Serigala selalu ramai oleh pengunjung, terutama saat waktu makan siang.

Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987Setiap memasuki waktu makan siang, tempat makan ini dipenuhi oleh pelanggan setia yang didominasi pejabat dan instansi negara. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Langganan Pejabat

Cita rasanya yang otentik dan tak pernah berubah membuat Pallubasa Serigala menjadi favorit banyak orang. Ketika disambangi oleh tim detikFood, (13/1/2026), kami melihat ramainya pengunjung.

Tepat pukul 12 siang, suasana Pallubasa Serigala amat padat. Tampak beberapa pegawai instansi pemerintahan memenuhi area rumah makan.

Bahkan sekali datang bisa langsung 40-50 orang untuk makan bersama. Pesanan pallubasa hingga es pisang ijo sebagai menu penutup jadi menu laris.

Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987Di sini tak ada buku menu, sebab hanya menyajikan satu menu saja. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Hanya Punya 1 Menu

Datang ke Pallubasa Serigala jangan sekali-kali bertanya menu. Sebab rumah makan ini tak punya daftar menu dan hanya menyajikan satu jenis menu saja, pallubasa.

Pallubasa yang disajikan hanya dibedakan dari jenis isiannya, full daging maupun campur. Selain itu, pengunjung juga bisa memesan pallubasa dengan alas atau kuning telur maupun tanpa telur.

Penyajian dan pilihan menunya benar-benar disamakan dengan Pallubasa Serigala yang ada di Makassar. Sehingga, walaupun jauh dari kota asalnya, Pallubasa Serigala di Kelapa Gading takkan berubah dari ciri khas keotentikannya.

Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987Cita rasa otentik khas Makassarnya dipertahankan sampai ke cabang Kelapa Gading. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Citarasa Otentik Pallubasa

Pallubasa disajikan dalam mangkuk kecil yang harganya dipatok Rp 39.000 per porsi. Pallubasa juga bisa ditambahkan kuning telur (Rp 4.000 per butir) dan nasi (Rp 7.000 per porsi).

Porsinya tak terlalu besar, jika ingin lebih kenyang bisa menambah nasi atau buras. Racikan rempah yang melimpah membuat semangkuk pallubasa akan terhirup aroma khasnya sesaat sebelum disajikan di meja.

Kuahnya keruh kecokelatan yang langsung terasa gurih pada sendokan kuah pertama. Tambahan kelapa parut yang disangrai memberikan tekstur khas pada kuah pallubasa.

Perbedaan antara pallubasa yang pakai telur dan tidak pakai telur terletak pada konsistensi kuahnya. Pallubasa yang pakai telur memiliki sedikit tambahan creamy dengan rasa gurih khas telur, tapi tak amis.

Sementara potongan daging maupun jeroan sebagai isian cukup empuk. Daging yang sebelumnya juga direbus dalam kuah menyerap bumbu dengan maksimal.

Jika suka rasa pedas, bisa menambahkan sambal yang disediakan di meja. Tetapi harus berhati-hati sebab sambalnya, sedikit saja, sudah terasa pedas menyegat. Perasan jeruk nipis juga cocok dikucurkan untuk rasa yang lebih segar.

Pallubasa Serigala kini juga menyajikan es pisang ijo. Dikemas dalam wadah thinwall menu penutup ini dipatok Rp 28.000 per porsi.

Bubur sumsumnya manis lembut dengan pisang raja yang matangnya pas. Tak terlalu lembek tetapi juga tak terlalu mengkal. Sudah dominan rasa manis dan sedikit hint sepat di akhir lidah.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikFood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Shawarma Jumbo, Satu Porsi Bikin Kenyang"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads