ADVERTISEMENT

Sate Rembiga Utama Bu Ririn Populer Sejak Tahun 1989

Yenny Mustika Sari - detikFood
Rabu, 29 Des 2021 11:36 WIB
Sate Rembiga Utama Bu Ririn Lombok
Foto: Rachman_punyaFOTO
Jakarta -

Sate rembiga, salah satu jenis sate kebanggan warga Lombok, NTB. Tempat makan yang populer adalah warung makan Sate Rembiga Utama Bu Ririn sejak tahun 1989.

Indonesia memiliki beragam sate yang populer dan rasanya lezat. Salah satunya sate rembiga khas Lombok yang memiliki ciri khas rasa pedas manis.

Sate rembiga terbuat dari daging sapi yang dilumuri bumbu aneka rempah. Setelah itu dibakar di atas api arang. Uniknya sate rembiga disajikan tanpa siraman sambal, tak seperti sate khas Madura atau jenis sate lainnya.

Dalam rangkaian Toyota Corolla Cross Hybrid Road Trip Explore Mandalika (20/12), tim detikFood mencoba sate rembiga langsung di Lombok. Tempat yang kami kunjungi adalah warung Sate Rembiga Utama Bu Ririn yang sangat populer.

Sate Rembiga Utama Bu Ririn LombokSate Rembiga Utama Bu Ririn Lombok Foto: Rachman_punyaFOTO

Baca Juga: Sudah Berjualan 24 Tahun, Sate Pasar Seni Senggigi Tetap Diantre Pengunjung

Sate Rembiga Utama Bu Ririn berlokasi di kawasan Rembiga, tepatnya di Jalan Dr. Wahidin No. 5, Mataram, NTB. Tempat makannya cukup luas dan ramai dikunjungi pelanggan saat kami berkunjung ke sana.

Warung ini diketahui sudah berdiri sejak tahun 1989 atau sejak 32 tahun lalu. Tim detikFood bertemu langsung dengan pemiliknya yaitu Ririn. Selain menjelaskan sejarah awal mula berjualan, Ririn juga bercerita kalau sate rembiga ini memiliki cita rasa pedas manis yang khas.

Sate Rembiga Utama Bu Ririn LombokSate Rembiga Utama Bu Ririn Lombok Foto: Rachman_punyaFOTO

"Kami sudah buka dari tahun 1989. Dari dulu menunya sama, yang pling banyak pesan udah pasti sate rembiga," ujar Ririn kepada detikFood (20/11).

"Rasa makanan Lombok itu kan terkenal pedasnya. Sate rembiga ini juga kayak gitu. Ada rasa pedas dan agak manis. Rasa pedasnya itu dari bumbu yang dilumuri sebelum dibakar, bukan dari cocolan. Karena di sini juga nggak pakai cocolan," jelasnya.

Baca Juga: 10 Aksi Kocak Penjual Es Batu Ini Berhasil Bikin Netizen Ngakak

Kami dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan sate rembiga itu di bagian depan. Para pegawai terlihat sibuk membakar sate karena suasana yang sedang ramai.

Walaupun tak menggunakan sambal cocolan, namun rasanya sudah sangat pekat. Sensasinya dominan pedas dan cukup menyengat. Ukuran potongan dagingnya cukup besar, walau begitu teksturnya sangat empuk.

Sate Rembiga Utama Bu Ririn LombokSate Rembiga Utama Bu Ririn Lombok Foto: Rachman_punyaFOTO

Seporsi Sate Rembiga racikan Ririn ini ditawarkan dengan harga Rp 25.000 isi 10 tusuk. Selain sate rembiga, ada juga sate ayam, sate hati, dan sate pusut (mirip seperti sate lilit). Untuk menu pelengkap, biasanya banyak orang memesan bebalung dan plecing kangkung.

Ririn juga mengatakan selama dibukanya Sirkuit Mandalika, omzet Sate Rembiga Utama Bu Ririn ini mengalami peningkatan. "Setiap hari setelah dibukanya sirkuit Mandalika itu jadi ramai. Dari pagi sampai malam ini selalu penuh. Bersyukur jadi merasa terbantu setelah kemarin omzet berkurang karena pandemi," kata Ririn.

Baca Juga: 5 Nasi Campur Bali Halal Isi Ayam yang Terkenal Enak, Cobain Yuk!



Simak Video "Singapura Tarik Dua Varian Es Krim Haagen Dazs dari Peredaran"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT