Men Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 26 Apr 2021 14:30 WIB
Men Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya Foto: Grandyos Zafna/detikFOTO
Gilimanuk -

Mampir ke Bali tanpa mencicipi ayam betutu kurang lengkap rasanya. Di dekat Pelabuhan Gilimanuk, ada rumah makan ayam betutu legendaris sejak 1978.

Ayam betutu adalah salah satu makanan tradisional Bali yang populer. Tak sulit menemukan olahan ayam penuh rempah ini saat di Pulau Dewata.

Salah satu rumah makan ayam betutu populer ada di dekat Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Namanya Ayam Betutu Men Tempeh 1978 yang jadi spot makan favorit para turis yang memasuki Bali via Pelabuhan Gilimanuk.

detikfood yang melakukan perjalanan dengan Hyundai Ioniq Electric juga mencicipi ayam betutu legendaris ini sesaat setelah tiba di Pelabuhan Gilimanuk. Jaraknya sangat dekat dari pelabuhan, sekitar 10 menit saja.

Rumah makan asli yang memajang foto Men Tempeh

Men Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang PedasnyaMen Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya Foto: Grandyos Zafna/detikFOTO

Ternyata ada beberapa penjual ayam betutu di dekat rumah makan Men Tempeh. Kami sempat bingung mencari rumah makan yang asli. Sebab ada rumah makan ayam betutu yang juga mengusung nama 'Men Tempeh'.

Rupanya rumah makan Men Tempeh yang asli adalah yang memajang foto pendirinya, Men Tempeh. Penanda lainnya, patung Men Tempeh di bagian depan rumah makan.

Kepada detikfood (30/3), seorang pegawai Ayam Betutu Men Tempeh 1978 mengatakan, rumah makan ini sudah mengalami perluasan yang signifikan. Kini bangunannya ada tiga sehingga bisa menampung ratusan pengunjung.

Bagi Muslim yang bersantap di sini juga tak perlu khawatir sebab selain kehalalan menunya terjamin, Ayam Betutu Men Tempeh 1978 juga menyediakan musala untuk pengunjung.

Men Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang PedasnyaMen Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya Foto: Grandyos Zafna/detikFOTO

Mengenai rumah makan bernama 'Men Tempeh' lain di dekatnya, ia menyebut usaha tersebut masih dikelola pihak saudara. Namun mereka memasak sendiri ayam betutunya.

"Kalau yang ini masih memakai resep dari penciptanya, Men Tempeh. Beliau orang asli Gianyar kemudian dulu merantau ke Gilimanuk dan berjualan ayam betutu," kata pegawai tersebut.

Ia juga mengatakan resep yang dipakai sekarang masih sama seperti dulu. Kini Ayam Betutu Men Tempeh 1978 dikelola anak dan menantu Men Tempeh, Ibu Oka Damayanti.

Baca Juga: Ini Bedanya Betutu Gilimanuk dan Betutu Gianyar

Ayam kampung muda jadi bahan utamanya

Men Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang PedasnyaMen Tempeh 1978: Ayam Betutu Gilimanuk Legendaris yang Nendang Pedasnya Foto: Grandyos Zafna/detikFOTO

Ayam betutu buatan Men Tempeh terbilang kecil. Hal ini karena mereka memakai ayam kampung yang masih muda.

Beratnya mungkin sekitar 600-700 gram saja. Ayam kampung ini melalui proses perebusan sekitar satu jam hingga benar-benar empuk.

Untuk bumbunya, Men Tempeh 1978 menggunakan racikan bumbu basa genep yang lengkap. Pegawai memasaknya di area dapur bersih yang bisa diintip pengunjung dari area makan.

Dalam sehari, jika pengunjung tengah ramai, Men Tempeh 1978 bisa menghabiskan ratusan ekor ayam kampung. Pengunjung bisa memilih menu ayam betutu original atau ayam betutu goreng.

Ayam betutu dijual per 1/4 ekor, 1/2 ekor, dan 1 ekor. Untuk pengunjung rombongan atau keluarga, tersedia juga paket ayam betutu yang lebih hemat.

Paket ini dibanderol sekitar Rp114.000 dan bisa dinikmati 4 orang. Isiannya 1 ekor ayam betutu, 1 bakul nasi, 1 porsi sayur, sambal, dan kacang. Ada juga pelengkap tahu tempe dan ati ampela goreng.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com