Oriental Kopi: Cobain Nasi Lemak plus Egg Tart Viral di Kuala Lumpur

Oriental Kopi: Cobain Nasi Lemak plus Egg Tart Viral di Kuala Lumpur

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 27 Apr 2026 10:00 WIB
Oriental Kopi
Foto: Diah Afrilian/detikcom
Kuala Lumpur -

Sebuah restoran nasi lemak di KLCC menarik perhatian foodies. Tak hanya nasi lemaknya, tetapi egg tartnya disebut sebagai salah satu yang terenak di Kuala Lumpur.

Akhir-akhir ini banyak turis Malaysia yang datang ke Indonesia untuk mencoba kuliner viral. Ternyata, begitu pun sebaliknya.

Tempat makan yang baru buka dan viral di Malaysia juga tak dilewatkan oleh turis-turis asal Indonesia. Salah satunya Oriental Kopi yang belum lama buka di dalam pusat perbelanjaan Suria KLCC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Restoran ini menyajikan nasi lemak otentik sebagai menu utamanya dengan penampilan yang lebih premium. Namun banyak juga pelanggan yang datang untuk mencicipi menu Egg Tart karena digadang-gadang sebagai salah satu yang terenak di Kuala Lumpur, Malaysia.

Oriental KopiSaat waktu makan utama, seperti makan siang, Oriental Kopi akan dipadati baik pengunjung lokal maupun wisatawan. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Diserbu Warga Lokal hingga Turis

Sebelum bisa memesan dan makan di Oriental Kopi, pelanggan yang datang harus mengantre sampai diarahkan pekerja pada tempat duduk yang tersedia. Pada saat waktu makan utama, seperti saat makan siang, antrean panjang terlihat di depan restoran ini.

ADVERTISEMENT

Agar mengantre tak terlalu lama, disarankan untuk datang sekitar pukul 2 siang sampai 4 sore waktu setempat. Menyambangi Oriental Kopi pada Jumat, (17/4/2028), kami datang sekitar pukul 3 sore dan masih harus menunggu 15 menit untuk mendapatkan meja.

Oriental Kopi tak hanya populer bagi warga lokal saja. Banyak turis dari Indonesia yang datang untuk makan di sini, baik rombongan maupun bersama keluarganya.

Oriental KopiMenu nasi lemak dengan lauk ayam goreng di sini sayang untuk dilewatkan. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Nasi Lemak dengan Ayam Goreng Juicy

Salah satu menu utama di sini adalah Oriental Signature Nasi Lemak. Seporsi nasi lemak disajikan dengan nasi lemak, telur mata, sepotong ayam goreng bagian paha, sambal, potongan timun, ikan bilis, serta kacang goreng.

Aroma nasi lemaknya wangi, tetapi tidak dominan atau terasa kuat. Saat dimakan, rasa gurih tipis mulai terasa menyentuh lidah. Ketika disuap bersama ikan bilis dan kacang gorengnya, ada tambahan sedikit asin gurih.

Sementara untuk ayamnya, ketika baru dipotong, langsung keluar jus atau cairan dari dagingnya. Jus yang keluar ini yang kemudian memberikan tekstur ayam goreng yang juicy, lembut, dan tidak kering dagingnya.

Bumbu ayam yang didominasi ketumbar, lengkuas, dan aroma daun kari langsung memenuhi rongga mulut ketika dicicipi bersama sesuap nasi lemak. Karakter rasa ayam gorengnya tidak gurih menohok, tetapi lebih lembut dan akan terasa semakin gurih pada suapan-suapan berikutnya.

Selain ayam, juga ada telur setengah matang dan sambal sebagai pelengkapnya. Sambalnya terasa manis gurih dengan aroma terasi yang tipis. Sementara mengaduk telur setengah matang pada setiap suapan nasi lemak membuat seluruh rasa komponen lauk pauknya lebih menyatu satu sama lain.

Porsinya cukup banyak, bagi satu orang dewasa akan mengenyangkan. Jika tak ingin terlalu kenyang juga bisa menikmati satu porsinya untuk dua orang. Menu Oriental Signature Nasi Lemak yang komplet ini dibanderol 25.90 Ringgit atau setara dengan Rp112 ribuan.

Oriental KopiEgg tartnya yang padat tetapi lembut digadang-gadang menjadi salah satu yang terenak di Kuala Lumpur. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Egg Tart jadi Menu Andalan

Banyak pengunjung Oriental Kopi tak hanya sekadar makan nasi lemak. Alih-alih menu utama, menu penutup seperti Egg Tart juga diburu di sini.

Seporsi Egg Tart dibagi menjadi dua ukuran, isi 2 atau 6 buah. Untuk isian 2 buah harganya dibanderol 11.60 Ringgit atau setara Rp50 ribuan.

Bagian puff pastrynya kokoh dan renyah, sementara egg tartnya padat lembut seperti custard. Saat dipotong isian egg tartnya tak mudah hancur, tetapi ketika dinikmati sensasinya seperti lumer di dalam mulut.

Egg tartnya tak berbau amis maupun terlalu manis. Rasanya dominan telur dengan custard yang cocok sebagai pilihan menu penutup, bahkan untuk pelanggan yang tak terlalu suka makanan manis.

Pilihan minumannya juga layak dicoba. Kami memesan segelas Es Teh Tarik seharga 9.50 Ringgit atau setara Rp41 ribuan.

Karakter rasa tehnya pekat dengan sentuhan pahit dan jejak rasa sepat yang tertinggal. Agar tak terlalu menohok manisnya, sebaiknya memesan kadar Less Sweet atau manis yang dikurangi.

Perpaduan es teh tarik yang dikurangi manisnya lebih seimbang untuk dinikmati bersama egg tart. Tetapi tak ada salahnya untuk memesan kadar manis normal jika kamu penyuka hidangan penutup yang lebih manis setelah makanan utama.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikFood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads