Jakarta - Yang satu ini memang bukan variasi dari Three Martini Lunch gaya Amerika yang dinikmati oleh para eksekutif tetapi sebuah 'simfoni' yang sangat pas dinikmati di hari Minggu. Pilihan hidangan utama serba lezat yang diracik langsung oleh sang chef, dinikmati santai dengan sebelas racikan Martini yang sangat menggoda. Mau coba? Ada yang sedikit berbeda saat kami duduk di Prime Steak House yang ditata dengan interior gaya Victoria ini. Kami disambut senyum ramah sang chef de cuisine yang baru Frank Henry Koppelkamm. Chef muda berbakat yang sudah berpengalaman di berbagai restoran berbintang di Eropa dan terakhir di Mexico ini menawarkan beragam racikan menu baru yang dibuatnya. Sebagai resto yang mengkhususkan diri menyajikan steak khas Amerika memang tersedia beragam daging sapi berkualitas dalam menunya. Sebut saja wagyu beef, Australian Wagyu Beef atau Australian Black Angus, semuanya tersedia dalam berbagai pilihan bumbu. Khusus untuk memberi suasana berbeda di hari Minggu, chef Frank menyiapkan menu yang diracik secara teliti olehnya. Mulai dari variasi telur dan bacon yang populer, pancake yang kalsik, grilled lobster, seared salmon fishcake, rib eye steak, gnocchi hingga home made veal sausages yang dibuat dari resep sang chef. Sebagai pembuka, aneka salad disajikan secara prasmanan. Sementara menunggu sajian utama disiapkan oleh sang chef, rasanya beragam racikan salad sudah mengenyangkan mata. Sebagai hidangan utama, kami memilih Chicken Supreme dan Rib Eye Steak. Sementara menunggu sepiring besar Caesar salad menjadi pemancing selera. Berbeda dengan Caesar salad umumnya, salad yang satu ini memakai cos lettuce yang utuh, dibelah dua dan dipanggang di atas bara api hingga sedikit layu. Percikan saus plus sedikit balsamic vinegar menjadi pelengkap yang pas. Rasa lettuce tetap renyah bahkan lebih enak karena ada semburat aroma asap yang sangat harum. Hasilnya, meskipun pelan-pelan akhirnya tandas juga salad ini. Chicken Supreme disajikan dalam piring putih besar. Potongan daging dada ayam dengan sedikit tulang yang dipanggang kecokelatan ditaruh di atas mashed potatoes dengan saus kecokelatan. Saat diiris daging dada ayam ini terasa sempurna matangnya, serpihan kecokelatan di bagian luarnya memberi rasa renyah sekaligus gurih. Apalagi setelah dicelup dengan saus kecokelatan yang menebarkan aroma jamur morel. Ya, jamur morel yang hitam dan langka menguasai rasa saus yang sangat lembut. Sementera serpihan leek etuvΓ©e, leek yang dimatangkan perlahan membawa tekstur gurih enak pada saus ini. Keripik kulit ayam yang tipis, transparan dan renyah ditaruh di bagian atas potongan ayam menjadi pelengkap yang pas karena rasanya gurih renyah. Rib eye Steak disajikan dalam potongan besar khas Amerika. Potato gratin, kentang panggang dengan permukaan kecokelatan dan sayuran panggang menjadi pelengkap steak ini. Saus bΓ©arnaise yang menjadi saus ini terasa sangat istimewa. Ada semburat rasa gurih dan asam tomat yang seimbang. Ya, karena saus ini dibuat dari tomat Australia dan tomat kering yang dimatangkan secara perlahan dengan tambahan krim. Terus terang kalau perut tak terasa penuh kami sangat ingin mencicipi home made veal sausages. Sosis segar buatan chef Frank yang disajikan dengan caramel bawang benar-benar menggoda. Padahal kami baru mendengar chef Frank membeberkan resep ciptaannya tsb. Wah! Pernah mencicipi Martini? Hmm... jenis cocktail yang biasanya terbuat dari gin, dry vermouth disajikan dalam gelas cocktail plus sebutir olive hijau ini memang sangat legendaris. Kalau konon para eksekutif Amerika sering menegak minuman ini saat makan siang untuk sekedar melepas ketegangan. Nah, saat menikmati brunch yang sangat santai, tersedia beragam racikan Martini. Mulai dari Dirty Martini yang juga kesohor di beberapa bar, sampai Choco Martini yang memakai crΓ©me de caco dan vodka, dan yang memakai paduan Liqueur buah; rambutan, lychee, kiwi, currant dan grapefruit. Semuanya bisa dicicipi sepuas hati. Sensasinya memang luar biasa nikmat. Apalagi di hari Minggu siang Anda tak perlu memikirkan pekerjaan kecuali sekedar memanjakan diri dengan santapan lezat berkualitas ini. Nah, jika Anda ingin mampir ke resto ini hari Minggu nanti, jangan segan mencari chef Frank sebelum menentukan pilihan. Chef yang ramah ini bakal membuat lidah bergoyang dengan rasa nyaman! Prime Steak House The Ritz-Carlton Hotel Lower Lobby Level Jl. Lingkar Mega Kuningan Av. E.1.1 No. 1 Kuningan, Jakarta Selatan 12950 Telp : (021)2551-8876 Harga : Rp. 388,000 ++ (tanpa martini) dan Rp. 408,000++ (dengan pilihan minum Martini sepuasnya)
(dev/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN