Jakarta - Kulit pizza yang tipis renyah dan gurih menjadi favorit kami. Topping pizza yang penuh dan tebal juga selalu jadi incaran kami. Beruntung kami menemukan pizza di resto ini. Semua yang jadi favorit kami tersedia komplet. Akhirnya kami justru kebingungan saat harus mementukan pilihan dari 49 jenis pizza! Oh...la...la. Setelah bolak-balik mengincar resto pizza ini, akhirnya suatu siang saya dan beberapa teman singgah juga di 'Pizza Boutique'. Namanya saja sudah membuat saya penasaran, pizza apalagi ya kira-kira yang ditawarkan resto ini? Apalagi di bawah nama resto ada embel-embel 'Award Winning World Famous Pizza'. Resto ditata dengan interior berdinding kaca dengan meja kursi berwarna ringan, cerah dan minimalis. Suasananya sangat cocok untuk menyantap pizza. Rasa penasaran saya terjawab saat daftar menu terpampang di depan mata. Sebagai pembuka, tersedia aneka salad. Sedangkan untuk pizza, ada 3 jenis; Vegetarian Pizza, Seafood Pizza, dan Meat Pizza serta Gourmet Dessert Pizza. Juga ada aneka pasta bagi yang tidak suka pizza. Semua pizza tersebut ternyata hasil racikan sang maestro pizza, Theo Kalogeracos yang berasal dari Mundaring, Australia Barat. Theo pernah menyabet gelar juara pada kompetisi pembuatan pizza kelas dunia si Los Angeles dan New York. Sebagai pemilik resto pizza Little Caesars Pizzeria, Theo memiliki racikan resep pizza yang unik. Karena itu di daftar menu juga ada pizza manis! Ya, pizza dengan rasa manis yang cocok buat pencuci mulut. Meskipun diberi rujukan dengan tanda khusus untuk pizza yang award winner pernah memenangkan lomba dan highly recommended alias sangat enak rasanya, kami tetap saja perlu beberapa saat untuk menentukan pilihan. White Rock's Roast dan Tuna Mornay akhirnya menjadi pilihan kami. Sengaja kami tak memilih salad sebagai pembuka karena memang ingin menyisihkan ruang di perut khusus buat pizza. Dapur semi terbuka yang ada di sisi kanan resto menebarkan aorma keju plus bawang yang harum menggelitik lidah. Terbayang sudah pizza dengan lelehan keju mozzarella! Lima belas menit menunggu, dua piring pizza dengan diameter 20 cm disajikan hangat mengepul di atas piring putih dengan percikan cincang halus daun peterseli. Suapan pertama White Rock's Roast membuat saya agak terkejut. Kulit pizzanya sangat tipis, renyah, tanpa minyak sama sekali! Tak ada jejak minyak di piring juga di bawah pizza dan di mulut kami. Padahal tidak dipanggang dalam tungku pizza dari batu. Model pizza bergaya Italia ini memang berkulit tipis. Sangat berbeda jauh dengan pizza ala Amerika yang tak saya sukai, berkulit tebal, mirip roti dan berbalut minyak. Irisan tipis daging sapi muda (veal) yang empuk berpadu dengan saus krim yang gurih lembut plus aroma bawang yang harum. Tentu saja lumeran keju mozzarella menjadi pelengkap yang sempurna! Topping yang royal dan tebal membuat kami puas menyantap pizza ini. Pizza Tuna Mornay tampilannya tak jauh berbeda dengan yang pertama. Kulit pizza yang renyah, tipis makin enak dengan taburan jagung manis, serpihan daging ikan tuna, saus krim plus keju Parmesan dan mozaarella. Serpihan daging tuna yang cukup banyak memberi rasa gurih yang dominan plus aroma harum yang kuat. Karena potongan pizza dengan topping yang tebal dan mantap, kami hanya sanggup menghabiskan 3 potong saja! Padahal saya sudah mengincar Chicken Calzone pizza yang dilipat dua, setengah lingkaran dengan isi ayam, paprika panggang dan keju mozzarella. Pastinya kres...kres...renyah! Teman saya pun harus mengurungkan niatnya memesan Mudhoney, pizza manis dengan lelehan potongan cokelat plus taburan gula bubuk. Pizza yang berlumuran cokelat ini sebenarnya cocok sebagai pencuci mulut. Sayang sekali perut kami terlanjur penuh. Padahal pizza ini tersedia dalam potongan kecil untuk 2 orang. Dengan hirupan Italian soda yang dingin kami pun beranjak meninggalkan resto. Wah, sepertinya kami harus kembali lagi untuk mencicipi pizza Mundaring Gourmet yang ber-topping paprika dan sun dried tomato favorit saya. Yang bakal saya tutup dengan Green Overload, pizza dengan adonan teh hijau, dengan saus teh hijau plus es krim teh hijau. Wouw... Pasti mulus lumer di tenggorokan, mamma mia!!! Pizza Boutique Jalan Suryo 20, Kebayoran Baru Jakarta Selatan Telp: 021-7229202 Jam buka : 10.00 - 22.00 WIB Harga : Pizza (20cm) mulai dari Rp. 39.000 - Rp. 65.000 Tersedia delivery order khusus kawasan SCBD dan Kebayoran Baru
(dev/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN