Fried Chicken Master: Kriuk Crispy Ayam Goreng Berbumbu Mangga dan Mala

Riska Fitria - detikFood Rabu, 01 Jul 2020 12:00 WIB
Fried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria
Jakarta -

Pencinta ayam goreng crispy bisa mencoba kreasi dari Fried Chicken Master. Ayam gorengnya unik karena diracik dengan bumbu gurih pedas dan campuran acar.

Ayam goreng tepung atau fried chicken merupakan ayam goreng ala Amerika yang kini mendunia. Selain ayam dibalut adonan tepung biasa juga ada yang dibalut adonan renyah. Ayam goreng crispy dibalut dengan tepung yang tebal dan digoreng garing. Seperti ayam goreng buatan Fried Chicken Master.

Ayam goreng crispy yang ditawarkan oleh gerai Fried Chicken Master ini hanya berbalut tepung tipis. Meskipun begitu teksturnya tetap renyah garing. Tak hanya itu saja, yang membuat unik adalah bumbu dengan berbagai varian sehingga memberikan sensasi yang berbeda.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria

Baca Juga : Yuk, Bikin Ayam Goreng Korea atau Ayam Goreng Amerika Buat Berbuka!

Fried Chicken Master merupakan gerai ayam goreng crispy yang berasal dari Taiwan. Sebelum digoreng, daging-daging ayam tersebut dibalut dengan adonan tepung basah. Kemudian digoreng dalam minyak panas dan banyak hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan.

Secara tampilan, ayam goreng crispy ini memang berbeda dengan ayam goreng crispy lainnya. Lapisan tepungnya lebih tipis dengan warna yang lebih kecokelatan dari ayam goreng biasanya. Banyak dari kalangan foodies yang menyebut bahwa ayam goreng crispy ini lebih enak dibandingkan ayam goreng crispy dari gerai-gerai fast food ternama.

Untuk membuktikan, kami pun tertarik untuk mencicipi. Kami langsung mendatangi gerainya yang berada di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Gerainya didominasi dengan warna kuning cerah. Areanya tak terlalu luas, hanya ada beberapa kursi dan meja. Itu pun juga dibatasi karena aturan protokol kesehatan di era new normal.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria

Saat kami datang, gerainya cukup ramai diantre oleh driver ojol. Kami memesan menu Satu Ayam (Rp. 80.000) yang ternyata disajikan sebanyak satu ekor dan dipotong-potong menjadi 16 bagian, mulai dari dada, drumstick, sayap dan lainnya.

Potongan ayamnya juga terbilang besar. Menu ini cocok untuk dimakan bersama-sama dengan keluarga maupun teman. Karena ada 16 potong, jadi ayam-ayam tersebut disajikan di dua wadah berbeda. Setiap wadah disajikan saus sambal dan acar timun.

Ayam gorengnya sangat gurih harum. Saat digigit dagingnya terasa juicy dan empuk. Tekstur juicy itu tidak hanya pada bagian paha saja, tetapi juga pada bagian dada. Biasanya daging ayam bagian dada teksturnya kering ketika dimakan, tetapi bagian dada ayam di gerai ini sangat juicy dan lembut.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria


Rasa daging ayamnya asam manis dengan tekstur crispy pada kulit tipis. Kami mencoba untuk mencocol dengan saus dan acar timun. Saus sambalnya berbeda dari saus sambal yang ada di gerai fastfood biasanya.

Sambalnya terasa asam manis dengan warna yang lebih gelap. Menurut kami, sausnya tidak memiliki rasa pedas sedikitpun. Sementara tambahan acar timun, membuat rasanya lebih asam segar.

Kemudian kami mencoba menu Paha Juicy (Rp. 38.000). Nah, menu yang satu ini disajikan boneless alias tanpa tulang. Menu ini menjadi salah satu menu yang paling dicari pengunjung. Daging bagian paha ayam tersebut ditaburi dengan bumbu bubuk salt and pepper.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria

Sesuai dengan nama menunya, dagingnya juicy dan lembut. Tambahan bumbu salt and peppernya terbilang royal, tetapi tidak membuat rasanya menjadi keasinan. Justru membuat aromanya semakin harum dan menambah rasa gurih pada ayam gorengnya.

Kalau kamu menginginkan rasa yang unik, kamu bisa memesan varian Jimbo. Kami memesan Jimbo Thai (Rp. 35.000). Pada varian ayam goreng ini diracik dengan menggunakan bumbu mangga. Selain itu juga disajikan dengan potongan tomat cherry, irisan bawang putih dan jeruk nipis.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria

Rasanya asam manis, tetapi rasa asamnya lebih mendominasi. Kami menemukan potongan buah mangga yang membuat rasanya semakin segar. Khusus untuk varian ini, daging ayamnya dipotong menjadi kecil-kecil. karenanya disediakan pula tusukan lidi untuk memakannya.

Begitu pun dengan varian Jimbo Mala (Rp. 35.000). Varian ayam goreng ini tak kalah unik karena diracik dengan bumbu mala sehingga memberikan citarasa masakan China. Ayam gorengnya ditaburi bubuk mala, diberi irisan timun, dan bawang putih.

Fried Chicken MasterFried Chicken Master Foto: dok. detikFood / Riska Fitria

Pada varian ayam goreng ini lebih oily dari yang lain. Tampak minyak berwarna merah dari bubuk mala itu mengendap di bawah wadah. Rasa pedasnya cukup terasa di lidah dan di tenggorokan. Varian ayam goreng ini cocok untuk kamu pencinta pedas.

Bagi kamu yang tertarik, gerai Fried Chicken Master dapat ditemui di beberapa tempat, seperti Plaza Blok M, Kebon Sirih, GK Pluit dan BSD Junction. Atau kamu juga bisa memesan secara online melalui aplikasi ojek online. Oiya, supaya kamu tak kehabisan semua varian, akan lebih baik datang diawal waktu. Biasanya menu dengan varian jimbo lebih sering cepat habis.

Fried Chicken Master
Jl. Kebon Sirih No.7I, RW.7
Menteng, Jakarta Pusat
Telepon : 0811-1044-526
Jam Buka : 10.00 - 22.00

Baca Juga : 5 Resep Ayam Goreng yang Enak dan Mudah Dibuat



Simak Video "Raffi Ahmad Jualan Fried Chicken, Enak Nggak Ya?"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)