Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur Pitan

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 26 Sep 2019 16:40 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Restoran bubur ini dikemas dengan nuansa kekinian. Namun tetap menyuguhkan bubur klasik, yang disajikan dengan ayam kampung hingga telur pitan gurih.

Wilayah Senopati bisa dibilang sebagai gudangnya restoran hingga kafe kekinian, yang juga jadi tempat nongkrong di Jakarta Selatan. Selain resto Korea dan kafe kekinian kini hadir restoran bubur legendaris dari Mangga Besar. Memakai lambang macan berwarna merah menyala.

Baca Juga: Bubur Kwang Tung: Hangat Lembut Bubur Seafood 24 Jam
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Restoran Bubur Cap Tiger yang terletak di Jalan Cikajang, Jakarta Selatan ini terbilang baru. Lokasi restorannya berada di lantai dua di sebuah bangunan kecil, bahkan tak ada papan besar di pinggir jalan. Meski begitu restoran yang baru buka di sore hari ini, sudah dikenali pelanggannya.

Meski restorannya tak terlalu luas, tapi interiornya dibuat seperti restoran-restoran pinggir jalan yang ada di China. Nuansa merah kekinian, dengan poster iklan makanan vintage Mandarin, memenuhi setiap sudut restoran. Menu yang ditawarkan juga terbilang sederhana, yaitu bubur, ayam kampung, telur, dan cakwe.
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Salah satu menu bubur yang harus dicoba di sini adalah Bubur Merah Ayam (Rp 45.000), di sini bubur dibuat menggunakan beras merah. Bubur ini jauh lebih sehat dan jadi ciri khas di restoran ini.

Melihat tampilannya, bubur yang disajikan di sini adalah gaya China, dan teksturnya lebih kental. Dengan ciri khas irisan jahe, minyak wijen, daun bawang, dan tambahan ayam kampung rebus tanpa tulang, dan potongan cakwe di piring terpisah.

Walaupun menggunakan beras merah, tapi rasa bubur tidak hambar. Paduan dari sedikit rasa pedas jahe, minyak wijen, dan potongan ayam kampung rebus ini membuat rasa bubur semakin enak. Selain itu porsi buburnya juga royal, dan jika disantap dengan cakwe, dijamin perut akan kenyang dan puas.
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Sebagai pelengkap ada Telur Pitan (Rp 22.000) dan Ayam Kampung Setengah Ekor (Rp 110.000), yang bisa dibagi menjadi dua bagian. Direbus dan dipanggang. Dua ayam ini diolah dengan bumbu khusus, dan dipadukan dengan minyak wijen serta sawi asin.

"Biasanya makan bubur di sini itu lebih enak kalau pakai tambahan ayam kampung, yang dipanggang atau direbus. Ditambah dengan telur pitan, yaitu telur bebek yang difermentasi berbulan-bulan," jelas seorang pelayan yang mengantarkan pesanan kami.
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Satu telur pitan berwarna kehiataman ini dibagi menjadi empat, dan disajikan bersama menu ayam kampung. Tekstur telurmya kenyal, lebih mirip seperti agar-agar atau jelly yang kenyal, dan kuning telur yang sudah menghitam rasanya jauh lebih gurih dan creamy. Tak ada aroma amis sama sekali karena irisan jahe yang tersedia di piring.

Ayam kampungnya disajikan tanpa tulang, jadi tak perlu repot-repot melepaskannya dari tulang. Rasa dari ayam rebusnya sedikit lebih manis, dan gurih dari minyak wijen. Tapi tetap empuk dengan harum jahe. Sementara tekstur ayam panggangnya, renyah di luar dan empuk di dalam.

Apalagi jika dicocol dengan tiga pilihan saus yang disediakan, yaitu saus tiram, saus kecap asin, dan dan sambal cabe. Setengah ekor ayam kampung ini porsinya tak terlalu besar, tapi cukup kenyang jika disantap dengan bubur.
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Bagi yang tak terlalu suka beras merah, tenang saja, ada Bubur Putih Ikan (Rp 45.000) yang berbeda dari bubur ikan lainnya. Di sini, ikan tidak dicampur langsung ke dalam bubur, sehingga rasanya tidak amis. Melainkan mereka menggunakan fillet ikan dori kukus, yang ditaruh di atas bubur, dengan tambahan jahe iris sehingga aromanya tetap harum.

Rasa bubur putih tak beda jauh dengan bubur merah. Keduanya punya tekstur kental dan gurih. Namun tentu sensasi rasanya berbeda, karena ada rasa gurih lembut dari ikan dori. Puas menyantap berbagai hidangan hangat ini, ada minuman jadul Soda Cap Badak (Rp 25.000) khas Medan yang jadi penutup.
Bubur Cap Tiger: Bubur Ayam Klasik Plus Topping Ayam Kampung dan Telur PitanFoto: dok. detikFood

Selain menu di atas, tersedia juga lauk pelengkap lainnya seperti telur ayam kampung, usus ayam, ati ampela, hingga susu kacang kedelai. Oh ya, bagi yang ingin makan bubur di sini, pastikan datang sebelum jam 19.00, ketika restoran belum terlalu ramai.

Baca Juga: Slurrp, Gurihnya Bubur dengan Telur Pitan untuk Hidangan Malam

Bubur Cap Tiger
Jl. Cikajang No. 34A.
Senopati, Jakarta Selatan.
Jam Buka: 17.00 - 01.00
Telp: 021 27083168




Simak Video "Puas Menyantap Bubur Ayam Klasik Bergaya China "
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)