Menikmati Secangkir Yu Jie Xiang

Menikmati Secangkir Yu Jie Xiang

- detikFood
Kamis, 11 Agu 2005 11:09 WIB
Jakarta - Di tengah teriknya hawa Jakarta, singgah di sebuah tea house bagai bertemu oase. Secangkir teh hijau dari Yunan dan segudang info merawat kesehatan menjadi jeda yang menyenangkan. Serba alami dan berkhasiat!"Saya punya green tea spesial dari Yunan. Kapan mau mampir?," demikian SMS yang saya terima dari Suwarni Widjaya, seorang pencinta teh. Tiba-tiba saya sangat rindu ingin bersantai sejenak sambil menikmati hangat dan harumnya daun teh. Bersama seorang teman, saya memutuskan sore itu untuk mampir ke Siang Ming Tea, sebuah tea shop di kawasan Jl. Bungur, Jakarta.Udara terik musim kemarau segera terusir saat kami memasuki ruangan tea shop. Dengan senyum ramah, Suwarni menyambut kami. Dua buah meja kayu ada di sisi kiri dan kanan ruangan. Lemari kaca di bagian tengah berisi aneka poci teh buatan tangan dari Cina dalam aneka bentuk dan ornamen. Musik yang lembut dan gemericik air mancur mungil membuat kami langsung merasa nyaman. Kami duduk di menghadap meja peracik teh dan Suwarnipun mulai menyeduh teh untuk kami.Kung Fu Tea, cara menyeduh teh gaya Cina dengan cekatan dilakukan. Poci berisi air panas diletakkan di atas tungku mungil berada di sisi kanan. Pertama, poci teh, berikut cucing (cangkir mungil) dibilas dengan air panas. 'Tujuannya agar wadahnya bersuhu sama dengan air tehnya sehingga teh tidak cepat dingin,' jelas Suwarni yang sudah menggeluti teh sejak belia. Daun teh ditaruh dalam poci mungil kemudian dituangi air panas lalu airnya dibuang. Proses pembilasan ini selalu dilakukan dalam kung fu tea, untuk membersihkan daun teh dari debu sekaligus menyegarkan daun teh. Barulah air panas dituangkan ke dalam poci. Beberapa saat kemudian air teh dituangkan dalam cucing. Seduhan daun green tea Lung Jin menjadi suguhan pertama. Airnya bening agak kuning sedikit kecokelatan dengan aroma sangat harum. Rasanya sedikit pahit tetapi setelah beberapa saat terasa semburat manis di lidah yang sangat enak. 'Teh ini berkhasiat mencegah kanker, mengandung vitamin E dan antioksidan yang sangat bagus untuk kulit,' jelas Suwarni sambil memperkenalkan teh kedua.Karena melihat teman saya sedang pilek dan batuk maka Suwarni memilih Qu Ding Cha. Teh ini bentuknya berupa lintingan sepanjang batang korek api, fermentasinya lebih ringan dan terbuat dari daun teh yang lebih tua. 'Rasanya sangat pahit tetapi nggak usah khawatir karena saya akan pakai 1/4 potong saja dicampur dengan Lung Jin. Teh ini sangat bagus untuk cuaca seperti sekarang, perubahan musim,' tuturnya sambil menuangkan seduhan teh ke dalam cucing kami. Rasanya memang pahit, tetapi tidak terlalu menggigit atau melekat. Dengan beberapa kali menegak teh ini batuk teman saya mulai reda.Yu Jie Xiang, teh hijau spesial dari Yunan yang ditanam di pegunungan bebas polusi. Uniknya teh ini diproses dengan fermentasi menengah tetapi berkhasiat seperti teh hijau. Di antaranya mengandung vitamin A, C, E, Kalsium, Kalium dan Selium. Bentuknya berupa butiran mungil berwarna kehitaman. Setelah direndam air panas menjadi mekar seperti pucuk daun teh aslinya. Warna airnya cokelat agak oranye dengan aroma yang sangat harum menyegarkan. Saat dihirup beberapa detik kemudian terasa sangat manis di lidah dan mulut. Manis yang sangat enak menyegarkan. Keruan saja kami yang berasal dari Jawa Tengah langsung jatuh hati pada teh ini. Akhirnya beberapa cucing teh Yu Jie Xiang benar-benar kami nikmati hingga tetes terakhir. Soal harga? Jika dibandingkan dengan teh celup yang murah meriah tentu saja berbeda kualitasnya. Teh berkualitas ini tiap kali menyeduh sekitar 1/3 bagian dari poci mungil, bisa diseduh ulang hingga 7 kali. 'Tiap kali menyeduh, tiriskan daun teh dan seduh kembali. Mutu air tehnya akan tetap sama hingga seduhan terakhir,' demikian tips yang diberikan Suwarni. Kecuali daun teh, aneka poci buatan tangan dari Cina juga bisa diperoleh di toko ini. Obrolan yang asyik, teh yang harum dan hangat harus kami akhiri karena hari sudah makin sore. Nah, jika badan terasa meriang dan capek, mungkin singgah di tea shop ini akan membuat Anda santai dan nyaman seperti perasaan kami sore itu.Siang Ming TeaJl. Bungur Besar 17 No.7-B4Telepon: 021-428-04436Sogo Plaza SenayanSogo Kelapa GadingHarga:Qu ding cha Rp. 275.000,00/100 g; Yu Jie Xiang Rp.250.000,00/80 g.Daun teh mulai Rp. 80.000,00 - Rp. 1.000.000,00/100 gramTea pot/poci teh mulai Rp. 350.000,00 per buah (ind/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads