Reuters melaporkan (03/05/13), kepolisian China telah memutus jaringan kriminal yang menjual daging tikus, rubah, dan cerpelai (sejenis musang) sebagai daging kambing. Sebanyak 63 orang tersangka terkait jaringan tersebut sudah ditangkap.
Salah satu pelaku bernama Wei menggunakan bahan-bahan tambahan untuk membumbui daging palsu tersebut. Kemudian, ia menjualnya sebagai daging kambing di beberapa pasar di Provinsi Shanghai dan Jiangsu, RRC. Sejak 2009, nilai penjualan daging palsu tersebut ditaksir lebih dari 10 juta yuan (Rp 15,8 miliar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski polisi telah melakukan serangkaian usaha gigih, kejahatan keamanan pangan masih marak terjadi. "Situasi barupun muncul dengan karakteristik baru," tulis juru bicara kementerian melalui website resminya, Kamis (02/05/13).
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN