Kedai Kak Ani, Top Markotop!

Kedai Kak Ani, Top Markotop!

- detikFood
Senin, 21 Jun 2010 10:40 WIB
Jakarta - Sebuah rumah makan relatif baru yang langsung menuai pujian dan banyak pelanggan setia. Tidak mengherankan. Sajiannya lezat, harganya pantas, dan para pramusajinya pun sangat ramah. Semua tamu dipanggil dengan sebutan abang atau kakak. Ah, serasa di rumah sendiri di kampung sana.

Seperti dapat diduga dari namanya, Kedai Kak Ani menghadirkan masakan khas Medan. Best seller-nya adalah Lontong Sayur Medan. Lontongnya lembut, diguyur dengan sayur santan berwarna jingga, direncah dengan udang, wortel, kentang, dan buncis. Rasa ebi, blacan (trasi), dan tauconya sungguh sangat Medan. Di atasnya ada lado teri kacang – semacam kering tempe dengan tempe dirajang halus, kacang tanah, dan teri medan. Garing dan gurih, menampilkan kontras dengan sayur yang lezatnya nendang. Top markotop! Cukup ditempa dengan Rp 28 ribu saja.

Kedai Kak Ani juga menampilkan hidangan kesukaan orang Medan, yaitu mi rebus. Mi jenis ini dikenal dengan nama mi keling, karena kuahnya yang kental berwarna agap gelap, dan memang disukai warga keturunan India. Berbeda dengan mi rebus Johor Bahru yang kuahnya dibuat dari ubi jalar, mi rebus Medan mengusung rasa ebi yang sangat intens, dikentalkan dengan sedikit tapioka. Mi-nya tebal, dengan irisan tahu goreng, bakwan udang, dan kentang, ditaburi krupuk merah. Tone rasa manis kuah mi rebus ini membuatnya mirip dengan he mi – versi Tionghoa-Medan mi rebus berkuah ebi kental. Juga ada kemiripannya dengan mi celor di Palembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cocoknya – seperti kebiasaan orang Medan – mi rebus dimakan dengan sate daging bumbu kacang. Satenya dari daging sapi yang sudah direbus dan dibumbui manis, dibakar sebentar, disajikan dengan sambal kacang. Sate jenis ini di Medan biasa disebut sate memeng.

Sajian gaya Medan lainnya antara lain adalah: kerang rebus, roti jala dengan pilihan kari ayam, kambing, atau sapi, gado gado Medan, soto Medan, dan nasi sayur campur (dengan gulai ikan pari). Daftar menunya memang terbatas. Tetapi, justru inilah yang ingin dicapai Kedai Kak Ani. Fokus pada beberapa hidangan andalan.

Kudapan pencuci mulutnya juga istimewa. Coba pisang goreng dengan pulut (ketan) hitam, lupis ketan, ketan kinca durian, atau pisang penyetnya. Bila pun Anda tidak datang untuk makan siang atau makan malam, secangkir kopi Gayo dengan kudapan kudapan itu pun sudah cukup mengenyangkan. (Bondan Winarno)

Kedai Kak Ani
Jl. Kemang Selatan 66
Jakarta Selatan
021 7198587


(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads