×
Ad

Ramadan Lezat 2026

Biar Nggak Lemas saat Puasa, Begini Cara Atur Makan yang Tepat

Sonia Basoni - detikFood
Jumat, 27 Feb 2026 04:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta -

Menjalani ibadah puasa tak hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Perubahan pola makan serta waktu istirahat membuat tubuh perlu beradaptasi dengan ritme baru. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan gizi sejak sahur hingga berbuka, sekaligus menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Orang-orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu atau kondisi medis khusus perlu lebih waspada agar puasa tetap aman dijalankan.

Selain memilih makanan yang tepat, minum air putih yang cukup, kualitas tidur, serta aktivitas fisik ringan juga berperan besar dalam menjaga stamina.

Dengan pola makan seimbang dan kebiasaan yang terjaga, Ramadan dapat dijalani dengan lebih nyaman dan optimal. Berikut panduan pola makn sehat dan seimbang saat bulan Ramadan, dilansir dari BBC Good Food (26/02/2026).


1. Perhatikan Kondisi Tubuh

Bulan Ramadan. Foto: Getty Images/Drazen Zigic

Berpuasa selama bulan suci Ramadan pada dasarnya aman bagi orang yang sehat. Namun, bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, puasa dapat menimbulkan risiko. Perubahan pola makan dan tidak adanya asupan selama berjam-jam memengaruhi kadar gula darah, sehingga penderita diabetes perlu berhati-hati.

Konsultasi dengan dokter sebelum Ramadan menjadi langkah penting bagi siapa pun yang memiliki riwayat penyakit kronis. Selain itu, sebagian orang dapat mengalami kelelahan, sakit kepala, atau pusing pada siang hari. Kondisi ini kerap terjadi pada mereka yang melewatkan waktu makan saat sahur.

2. Tidak Melewatkan Makan Sahur

makan sahur bareng keluarga Foto: Getty Images/Tirachard

Menyiapkan tubuh untuk berpuasa sejak sahur menjadi kunci agar tetap bertenaga sepanjang hari. Puasa tanpa asupan cairan dalam waktu lama berisiko menyebabkan dehidrasi, sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan air sejak malam hingga jelang imsak.

Kesalahan yang sering terjadi adalah banyak orang sengaja melewatkan sahur demi menambah waktu tidur. Padahal, sahur dengan menu makanan yang seimbang dapat membantu mencegah tubuh lemas, perubahan suasana hati, dan rasa lapar berlebihan.

Menu sahur sebaiknya mengandung protein, lemak sehat, serta karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat agar kadar gula darah tetap stabil.

Beragam pilihan dapat disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing, selama tetap mengutamakan gizi seimbang dan porsi yang tidak berlebihan. Hindari makanan yang pedas, gorengan, dan yang terlalu berminyak. Sebab konsumsinya dapat membuat tubuh tak nyaman saat berpuasa.




(sob/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork