Email: k-fouren[at]hotmail.com
Alamat: Taman Alfa Indah no.10
Pada hari minggu siang, saya sekeluarga agak kebingungan memilih tempat untuk makan siang. Saat itu kami sedang berjalan di bilangan Fatmawati dan menuju ke arah Cipete Raya kemudian terlihatlah sebuah restoran bernama Sambara.
Resto ini cukup menarik perhatian kami karena ramainya terlihat dari tempat parkir yang penuh terisi. Dengan rasa penasaran dan rasa lapar yang kuat, kami memutuskan untuk bersantap di restoran yang tag-nya menghidangkan sajian Sunda, favorit keluarga saya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detail-detail tersebut seolah menyatu dengan latar putih, hitam, serta beige di dalam ruangan, ditambah dengan alunan musik tradisional. Pada saat kami masuk kedalam restoran, kami disambut dengan pelayan yang ramah, kemudian ia memilihkan tempat duduk buat kami dan dipersilakan untuk memilih hidangan.
Seperti kebanyakan rumah makan Sunda lainnya, restoran ini juga mengambil konsep menikmati keragaman masakan Sunda melalui sajian prasmanan. Hampir 50 jenis masakan Sunda tersaji di situ, kita dapat memilihnya sendiri, kemudian hidangan akan dihangatkan kembali sebelum diantar ke meja masing-masing.
Sebagian besar hidangan yang tersedia memang khas Sunda, ada tumis genjer, orak-arik peda, nasi oncom, tumis terong, tumis daun walu, atau cumi balakutak. Banyaknya pilihan makanan membuat kami kalap saat memesan.
Setelah cukup lama memutuskan, akhirnya kami memutuskan untuk memesan ayam bakar madu, ayam goreng, gurame goreng kering, sate udang, nasi anglo ikan asin, tempe-tahu bacem, tempe goreng, perkedel jagung, bakwan udang, karedok, tumis genjer, tumis taoge, pepes tahu, satu porsi nasi putih dan nasi merah.
Untuk minuman, kami hanya memesan 3 teh panas untuk penyeimbang makanan yang begitu banyak kami pesan. Disini tersedia berbagai sayur, ada sayur asem dan lalapan gratis yang disediakan segar dalam cooling box yang dapat kita ambil sepuasnya, lalapan ini ditemani dengan empat macam sambal yang semuanya lezat.
Setelah memesan dan mengambil lalapan, kami kembali ke tempat duduk kami dan tak lama kemudian hidangan-hidangan yang tadi kami pilih sudah siap tersaji, hidangan pertama yang saya santap adalah ayam madu, dari luar, ayamnya berwarna kehitaman seperti ayam kecap.
Bedanya manis yang terasa di lidah berasal dari madu yang meresap dan dagingnya terasa empuk. Selanjutnya gurame goreng yang menjadi favorit saya, ternyata rasanya amat tidak mengecewakan, tersimpan taste gurih disana, sepertinya gurame itu telah dibumbui dulu sebelum digoreng.
Karedoknya juga enak dan memiliki wangi khas dari daun kemangi, sungguh membuat kami tidak dapat berhenti untuk memakanya. Tumis genjer hadir dalam porsi kecil dengan rasa dan penampilan yang tidak terlalu segar, begitu pula dengan tumis taogenya.
Ayam goreng sambara, seperti kebanyakan ayam goreng biasa namun tetap memiliki keunggulan yaitu dagingnya yang empuk dan tidak alot. Sebagai teman nasi merah yang saya pilih, tempe-tahu bacem serta tempe gorengnya sangat pas rasanya. Apalagi bila disandingkan dengan sambal mentah sambara yang menurut saya amat lezat, bakwan udang dan perkedel jagung juga dalam sekejap ludes tak bersisa. Keduanya terasa gurih, garing dan tidak terlalu berminyak, mengingat cara proses penggorengan sebanyak dua kali.
Sate udangnya juga enak dan gurih, namun harus disantap panas-panas agar dagingnya tidak alot. Nasi anglo yang kemudian dihidangkan belakangan memiliki citarasa yang amat spesial, meskipun perut kami telah penuh, namun hampir tidak dapat menolak setiap suapan dari nasi gurih yang disajikan dalam claypot mini ini, rasa ikan asinnya berpadu sempurna dengan bumbu dan cabe besar yang ditata diatas nasi tim panas, sungguh hidangan yang tak terkatakan lezatnya.
Ternyata makan siang dengan menu yang begitu banyak hanya menghabiskan sekitar 150 ribu, memang Sambara hadir dengan harga yang cukup reasonable bahkan boleh dibilang murah dengan range harga bagi menu utama antara 10-40 ribu rupiah.
Siang itu saya dan keluarga benar-benar terpuaskan dengan hidangan Sunda yang memang ΛNyunda banget" sesuai dengan tag line dari restoran yang yang berlokasi di Jalan Cipete Raya No. 14, Jakarta Selatan ini. Bagi pecinta masakan Sunda, restoran ini tidak boleh terlewatkan dari daftar must try resto. Selamat mencoba!
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN