Email: haryono.soekarto@xxx.com
Sate klatak yang merupakan makanan khas Bantul ini memang unik. Tak hanya namanya yang mengundang rasa penasaran, satenya tidak ditusuk dengan tusukan kayu melainkan jeruji besi. Meskipun mengunakan bumbu yang minimalis rasanya tetap empuk, gurih hmm... mak nyusss!
Awalnya saat mencoba sate klatak ini karena penasaran dengan spanduk besar terpampang di depan warung Sate Klathak Dua Sekawan. Dalam hati saya pun bertanya-tanya seperti apa sih sate klathak dan apa bedanya dengan yang lain?
Akhirnya saya memarkir kendaraan tepat di depan warung sate klatak yang ada di Komplek Pujasera Cahaya Cilandak. Tempat ini tepatnya berada di seberang RS Marinir Jl. KKO Cilandak, Jakarta Selatan.
Saya segera masuk dan mencari kursi yang masih kosong di tengah ramainya pengunjung yang sedang menikmati sate di warung ini. Tak lama saya memesan satu porsi sate klathak dan teh botol sebagai pendamping. Tak berapa lama seporsi sate kambing datang bersama pelengkap berupa kuah gulai dan nasi.
Satu porsi sate klatak terdiri dari 5 tusuk sate kambing saja. Kuah gulai dan nasi terhidang dihadapan dengan wadah terpisah. Yang membuat saya agak heran kok tusuknya dari besi ya? Meskipun pastinya anti karat dan aman. Lalu bagaimana cara memakan sate ini dengan kuah gulai? Hmm... akhirnya saya coba saja perhatikan pengunjung lain yang sedang makan.
Gigitan pertama daging kambing alamak... belum pernah saya merasakan sate yang seperti ini. Rasanya empuk, gurih, dan hmm mak nyuus tenan... Lalu saya coba sirami nasi dengan kuah gulai woww... makin klop banget jadinya. Nasi kuah gulai disusuli gigitan daging sate klathak yang dahsyat empuknya benar-benar nikmat sekali.
Sambil menikmati makanan saya mencoba mengajak ngobrol seorang pelayan disana. Dari sana saya jadi tahu kenapa sate ini dinamakan sate klathak. Menurut sang pelayan tadi karena sate ini asalnya dari Jogja tepatnya di daerah Jejeran, Bantul. Dinamakan 'Klathak' karena ketika dibakar sate ini bunyinya kletahk-klethak begitu ceritanya.
Akhirnya setalah terpuaskan oleh sate klathak saya segera meminta bon. Seperti di daftar menu harga 1 porsi sate klathak Rp 17.000,00. Oh ya selain sate khlatan disini juga dijual sate biasa seperti ayam, sate sapi, tongseng, dan gulai balung yang belum sempat saya coba karena perut sudah keburu kenyang.
Pujasera Cahaya Cilandak
Jl. KKO Cilandak
Jakarta Selatan
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN