Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967

ADVERTISEMENT

Kue Klasik Ngetren

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Senin, 19 Okt 2020 17:00 WIB
Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967
Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Kalau kangen roti-roti klasik atau jadul, gerai roti online ini bisa jadi pilihan. Tersedia roti sobek, bluder, hingga semir yang dibuat dari resep tahun 1967.

Tren kue dan roti memang silih berganti. Terkadang ada pengaruh dari kreasi di luar negeri yang akhirnya digandrungi orang-orang Indonesia.

Seperti halnya Korean garlic cheese bread yang viral selama masa pandemi Corona. Roti ini terasa gurih dengan siraman saus bawang putih dan taburan keju.

Lalu ada juga Japanese milk bun yang mirip roti kasur Indonesia. Ciri khasnya berwarna pastel cantik lalu diberi isian manis di tengahnya.

Namun terlepas dari munculnya tren-tren roti baru atau kekinian, roti jadul khas Indonesia tak pernah surut penggemar. Roti ini selalu dicari karena rasanya ngangenin.

Roti jadul yang kekinian ala Moro Bakeshop

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967Kemasan Moro Bakeshop Foto: dok. detikFood

Moro Bakeshop hadir membawa konsep roti jadul itu, namun dengan sentuhan kekinian. Disebut jadul karena semua roti masih dibuat menggunakan resep dari tahun 1967.

Dihubungi detikFood (19/10), salah satu pendiri Moro Bakeshop yaitu Angel bercerita kalau bakery ini berawal dari toko roti Moro Seneng di Muntilan, Jawa Tengah.

Cucu pemilik toko roti itu, Wilianto Arif Pramono ingin memperkenalkan pada orang-orang Jakarta bagaimana cita rasa roti sesungguhnya. Berupa roti jadul yang dibuat tanpa pengawet dan tidak instan.

Angel, Wilianto, dan seorang rekannya lagi kemudian mendirikan Moro Bakeshop di Jakarta pada tahun 2019. Bakery ini punya gerai offline di Kelapa Gading.

Menu Moro Bakeshop

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967Roti Sobek Loaf Rasa Cokelat dan Keju Foto: dok. detikFood

Moro Bakeshop menawarkan ragam roti jadul dengan menu unggulan roti sobek, roti semir, roti bluder, roti pisang, sampai roti jepit.

Lalu ada juga bolu mocha nouggat, bolu keju, dan donat sobek. Untuk harga per buahnya mulai dari Rp 12 ribu saja.

Selain itu, ada juga roti sobek ukuran loaf yang jadi primadona. Harganya Rp 70 ribu untuk varian manis dan Rp 73 ribu untuk varian asin.

detikFood tertarik mencicipi Roti Sobek Loaf Cokelat Keju (Rp 70 ribu) dan Roti Semir (Original dan Chocolate Hazelnut) seharga masing-masing Rp 12 ribu.

Tak ketinggalan Roti Bluder (Peanut Keju dan Srikaya) seharga masing-masing Rp 12 ribu dan Bolu Mocha Nouggat Slice (Rp 23 ribu).

Cita rasa roti jadul

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967Roti Semir Original dengan Butter Spread Foto: dok. detikFood

Roti sobek loaf berukuran lumayan besar karena terdiri dari 6 bagian yang bisa disobek. Terlihat serat-serat roti begitu tipis dan halus.

Untuk tekstur rotinya sangat lembut, fluffy, dan empuk ketika digigit. Tercecap rasa gurih butter yang enak pada adonan rotinya.

Lalu ketika disobek, terlihat limpahan isian cokelat dan keju. Untuk cokelatnya lumayan manis dan creamy. Sementara kejunya khas roti jadul yang ada sedikit rasa manisnya.

Sementara roti semir adonannya mirip seperti roti sobek. Hanya saja bentuknya mirip bun burger yang bisa dibelah bagian tengahnya. Populer dengan sebutan bagelen basah.

Varian original berisi butter spread yang gurih agak manis. Lalu untuk chocolate hazelnut terasa mirip Nutella, namun tidak terlalu pekat. Cocok untuk pencinta kacang cokelat.

Roti bluder juga tak kalah enak. Di Moro Bakeshop, roti bentuk piramida ini memiliki adonan yang lebih kasar dan berserat.

Pada varian peanut keju dibuat dari selai kacang yang creamy dan keju yang gurih. Sedangkan varian srikaya terasa manis creamy, namun manisnya tak bikin eneg.

Terakhir ada Bolu Mocha Nouggat Slice yang tak kalah enak. Berupa bolu gulung empuk yang dilapisi selai cokelat. Lalu di permukannya diolesi krim mocha dan diberikan irisan kacang tanah sangrai.

Proses pembuatan roti tradisional

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967Roti Bluder Peanut Keju Foto: dok. detikFood

Seluruh roti masih dibuat dengan resep dan cara tradisional. Angel menuturkan untuk roti sobek, proses pembuatannya bisa memakan waktu 8 jam.

"Pertama penghitungan bahan-bahan, adonin bahannya, lalu ke proses pengembangan adonan. Nah pengembangan adonan ini yang menghabiskan waktu sampai 6 jam sendiri," kata Angel.

Hal inilah yang jadi kunci tekstur roti begitu lembut. Sementara untuk roti semir, Angel menjelaskan, "Roti semir pakai adonan mirip roti sobek. Kalau robek itu isian, kalau si semir pakai butter atau chocolate spread."

Semua varian roti jadul ini paling bagus disimpan di suhu ruang, tak usah dimasukkan ke dalam kulkas. Roti bisa tahan 2-3 hari.

Roti jadul punya banyak peminat

Moro Bakeshop: Empuk Lembut Roti Sobek hingga Semir dari Resep 1967Bolu Mocha Nouggat Slice Foto: dok. detikFood

Saat ini Moro Bakeshop bisa menjual 30-40 loaf roti sobek setiap hari. Khusus varian ini, pemesanannya harus pre order karena roti sobek dibuat fresh.

"Kalau yang satuan, sehari bisa total-total lebih dari 100 buah," tutur Angel. Menurutnya roti jadul disukai banyak orang karena bisa menjangkau selera orang tua dan anak muda.

Nah, kalau tertarik beli, Moro Bakeshop bisa dibeli langsung di gerainya atau via online. Tersedia via layanan ojek online atau situs marketplace ternama.

Ingin tempat makan dan produk Anda di-review oleh detikFood? Kirimkan email ke foodreview@detik.com.

Moro Bakeshop
Jl. Musik Raya No.B26, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Instagram: morobakeshop
WhatsApp: 087877331443
Tersedia di situs marketplace



Simak Video "Gurih Manis Bakery Jadul Kekinian, Pertahankan Resep Leluhur"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT