Bisnis Kuliner Online

Pasta Lab: Mencicipi Ravioli Homemade 'Ricotta & Spinach' dan 'Beef & Cheese'

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 26 Jun 2020 17:00 WIB
Pasta Lab Foto: dok. detikFood
FOKUS BERITA Bisnis Kuliner Online
Jakarta -

Pencinta pasta homemade nan segar bisa mencoba kreasi Pasta Lab. Menu andalannya ravioli dengan isian bayam plus ricotta hingga daging sapi dan keju. Nikmat!

Pasta ada banyak jenisnya, termasuk spaghetti dan fettucine yang jadi menu populer di banyak restoran. Tertarik mencicipi yang lain, kami mencari ravioli yaitu pasta aneka bentuk dengan ragam isian menggugah selera.

Tampilan ravioli jauh berbeda dengan spaghetti atau fettuccine yang terlihat mirip mie. Ravioli lebih mirip pangsit dengan pinggiran bergerigi. Ada yang bentuknya segi empat, segi tiga, atau bulat di bagian tengah.

Ravioli tergolong jenis pasta klasik di Italia yang selalu punya penggemar. Salah satu isian populernya adalah bayam dan keju ricotta. Meski begitu, sebenarnya ravioli bisa diisi berbagai makanan lain seperti daging sapi, ayam, atau bahkan ikan.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

Di Instagram, ada penjual ravioli homemade yang populer. Namanya Pasta Lab yang selalu menyediakan ravioli segar setiap hari. Ada tiga varian ravioli di sini yaitu Ricotta & Spinach, Salmon & Spinach, serta Beef & Cheese. Ravioli dijual dalam kemasan boks isi 10. Harganya Rp 65.000.

Kami tertarik membuktikan kelezatan ravioli Ricotta & Spinach dan Beef & Cheese. Pemesanan melalui Direct Message di Instagram Pasta Lab, lalu menu dikirim dengan ojek online dari Bintaro Sektor 7.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

Ravioli dikemas apik dalam boks plastik. Pelengkapnya brown butter, saus tomat jamur, dan keju parmesan yang dikemas terpisah. Sebenarnya Pasta Lab mengirim ravioli dalam kondisi siap makan, namun bisa juga pesan mentah. Untuk pengiriman matang, harus menggunakan 'instant delivery' karena ada risiko leleh dan saling lengket.

Nampak ravioli berukuran sedang dengan taburan tepung yang menyelimutinya. Untuk merebusnya, terdapat petunjuk di kemasan. Disarankan menggunakan garam dan minyak. Ravioli pun harus dimasukkan setelah air mendidih. Mengaduknya tak boleh terlalu keras agar isiannya tak keluar.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

Cukup rebus sekitar 3 menit untuk dapatkan kenikmatan maksimal. Setelah diangkat, ravioli tinggal dicampur brown butter sampai merata lalu tambahkan saus tomat jamur. Terakhir, taburi keju parmesan bubuk.

Brown butter Pasta Lab sungguh mencuri perhatian. Harum butternya seperti kacang dengan rasa gurih yang tak berlebih. Brown butter memang jadi pendamping pasta populer dan punya sebutan Beurre noisette dalam masakan Prancis.

Untuk kulit ravioli Pasta Lab terasa lembut dan kenyal. Isian klasik, Ricotta & Spinach tercecap 'light' dengan isian bayam cincang yang padat dan keju ricotta. Rasa khas bayam cukup kuat dengan paduan keju ricotta yang memang tak terlalu gurih.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

Sementara ravioli Beef & Cheese lebih padat isian dan mengenyangkan. Dibuat dari cincangan daging sapi berbumbu gurih dan paduan keju. Rasanya makin nikmat saat dilumuri saus tomat jamur khas Pasta Lab.

Saus ini diracik dari tomat kalengan segar, bawang bombai, dan jamur champignon. Rasa asamnya tak terlalu kuat dengan tekstur yang juga ringan sehingga tak bikin eneg. Kepada detikFood (25/6), Rurie selaku pemilik Pasta Lab mengatakan alasan penggunaan tomat kalengan.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

"Kalau tomat segar, kadang suka asam atau manis. Pakai tomat kalengan itu berisi tomat segar yang dikalengkan. Ini nggak bisa dihindarkan karena tomat segar beneran suka susah kontrol kualitasnya," katanya.

Sementara bahan dasar ravioli buatannya adalah tepung terigu dan telur. "Ada banyak pasta yang terbuat dari tepung semolina. Kalau kami pakainya tepung terigu karena finishnya jauh lebih silky, lebih halus," ujar Rurie.

Rurie juga sempat bercerita soal pembuatan ravioli. Menurutnya membuat pasta isi ini tak sulit. "Cuma lebih kepada alat cetakan aja. Alatnya harus dari luar negeri," tambahnya. Ia juga membeberkan trik bikin ravioli yang bagus.

Pasta LabPasta Lab Foto: dok. detikFood

"Kalau ravioli itu lembaran pastanya harus kuat karena kalau pada saat di-molding biasanya lembarannya ketarik sana sini, jadi nggak boleh robek. Adonan harus lentur supaya tidak berantakan saat dibentuk, tapi pas direbus dengan air mendidih, dia nggak akan kebuka," pungkasnya.

Nah, penggemar pasta terutama ravioli segar atau a la minute, tak ada salahnya menjajal buatan Pasta Lab. Ravioli ini tahan 3 hari di kulkas dalam keadaan sudah direbus. Untuk ravioli mentah, sepanjang dibekukan sempurna bisa tahan berminggu-minggu.

Pasta Lab
Instagram: pastalab.id
Pemesanan melalui Direct Message Instagram



Simak Video "Bikin Laper: Iga Penyet Pedas dan Cumi Bakar Telur Asin"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)
FOKUS BERITA Bisnis Kuliner Online