Menu Hari Ke-22: Perkawinan Kuliner Cina dan Melayu yang Menggugah Selera

Menu Hari Ke-22: Perkawinan Kuliner Cina dan Melayu yang Menggugah Selera

- detikFood
Selasa, 30 Jul 2013 13:01 WIB
Menu Hari Ke-22: Perkawinan Kuliner Cina dan Melayu yang Menggugah Selera
Foto: Detikfood
Jakarta - Hidangan nonya atau peranakan memadukan dua budaya berbeda, yakni Tionghoa dan Melayu. Rempah-rempah Cina dimasak dengan teknik a la Malaysia atau Indonesia, menghadirkan sajian unik yang menggugah selera.

Masakan peranakan bisa juga disuguhkan saat sahur dan berbuka. Sebagai inspirasi Anda, Detikfood telah menyusun tiga menu untuk puasa hari ini. Selamat mencoba!


1. Sahur: Nonya Laksa

Foto: Detikfood
Racikan laksa khas Singapura ini rasanya gurih enak karena kaldu udang dan ebi yang dimasak bersama bumbunya. Isian yang komplet membuat laksa ini enak dimakan hangat saat sahur. Slurp!
Klik di sini untuk melihat resepnya

2. Kudapan: Kueh Pie Tee

Foto: Detikfood
Kudapan paduan Cina dan Melayu ini sangat populer sebagai camilan gaya nonya atau peranakan. Mangkuk adonan yang renyah garing menjadi ciri khasnya. Isian sayuran tumis yang renyah gurih membuat kudapan ini jadi makin enak rasanya.
Klik di sini untuk melihat resepnya

3. Menu utama: Ayam Kecap Nonya

Foto: Detikfood
Berbeda dengan ayam kecap biasa, yang satu ini ada aksen pedas cabai yang segar enak. Racikan ayam gaya Singapura ini makin komplet dengan tambahan jamur hioko yang kenyal gurih.
Klik di sini untuk melihat resepnya
Halaman 2 dari 4
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads