Bisa Sebabkan Tersedak, Ini Usia yang Cocok untuk si Kecil Makan Popcorn

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 11 Okt 2017 14:05 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Popcorn yang punya aroma wangi dengan rasa enak tentu sering jadi incaran anak. Tapi, teksturnya yang 'berserat' sering membuat si kecil tersedak.

Popcorn yang terbuat dari jagung kering yang dipipil dan dipanaskan ini bisa menjadi masalah ketika dikonsumsi si kecil. Biji jagung tak tak mekar sempurna bisa membuat anak tersedak.

Baca juga: Alpukat dan Yogurt, Makanan Sehat yang Baik Diperkenalkan pada Bayi

Popcorn yang memiliki rasa gurih sering jadi camilan si kecil.Popcorn yang memiliki rasa gurih sering jadi camilan si kecil. Foto: iStock

Kapan anak diperbolehkan konsumsi makanan ini? Dikutip dalam Boldsky (20/09), disarankan agar anak-anak tidak mengonsumsi makanan ini sampai usianya 4 tahun atau lebih.

Hal ini dikarenakan, potongan jagung dapat masuk ke sela-sela gigi dan beberapa fragmen juga bisa menyangkut di tenggorokan sehingga bisa sebabkan si kecil tersedak. Selain popcorn, ada juga makanan lain yang berpotensi membuat anak tersedak seperti hot dog, permen karet, kacang-kacangan dan anggur.

Agar lebih aman, sebaiknya hindari makanan yang berpotensi sebabkan tersedak ini. Data statistik mengatakan bahwa sebagian besar bahaya tersedak sering terjadi pada kelompok usia 1-4 tahun. Setiap tahun, lebih dari 10.000 anak-anak dirawat di rumah sakit akibat luka karena tersedak.

Jika belum cukup umur, sebaiknya tidak perlu diperkenalkan popcorn.Jika belum cukup umur, sebaiknya tidak perlu diperkenalkan popcorn. Foto: iStock

Lebih baik hindari makanan yang terlalu lengket, terlalu kering, terlalu keras atau makanan yang tidak muda dipecah. Diameter saluran tenggorokan si kecil sehingga anak memerlukan tahapan pemberian makanan mulai dari cair, lunak dan padat.

Untuk camilan, pilihlah makanan dengan potongan kecil yang sesuai dengan usianya. Anda bisa mencoba pisang, alpukat dan buah apel yang sudah dipuree sehingga teksturnya halus.

Baca juga: Inilah 4 Tips Mengolah Makanan Bayi yang Sehat dan Aman (lus/odi)