Apa Benar Masak Bareng Anak Itu Repot? Ini Kata Para Chef

Memasak Bersama Anak

Apa Benar Masak Bareng Anak Itu Repot? Ini Kata Para Chef

Lusiana Mustinda - detikFood
Sabtu, 25 Mar 2017 09:55 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Tiga chef ini ungkap bagaimana cara mengajak si kecil memasak. Tak harus dipaksa, anak perlu diberi kebebasan dalam menjajal
kemampuannya.

Memasak jadi salah satu pilihan untuk lebih mendekatkan diri dengan anak. Akan tetapi tak semua anak suka memasak. Beberapa kesulitanpun kerap kali dihadapi oleh para orang tua.

Agar si kecil lebih bersemangat, Anda bisa mengajak ia bermain sambil memasak di dapur. Mengolah bahan mentah menjadi makanan enak pasti akan menjadi pengalaman menarik bagi si kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Benar Masak Bareng Anak Itu Repot? Ini Kata Para <i>Chef</i>Foto: iStock

Ditanya mengenai kesulitan, menurut chef Ragil mengajak anak memasak bukan menjadi suatu kesulitan. "Sebenarnya bukan kesulitan. Karena memasak tidak bisa dipaksakan ke anak. Jika dipaksakan tentu akan ada kesulitan," tutur chef Ragil Imam Wibowo.

Menurut chef Ragil, biarkan anak mengeksplor dapur dan membantu sesuai dengan umurnya. "Let it flow aja, biasanya usia 7-8 tahun baru bisa dibentuk atau diajak sesuatu," ungkap chef berkacamata ini.

Hal senada juga dirasakan oleh chef Chandra Yudasswara yang menyatakan bahwa tidak ada kesulitan jika anak merasa senang.

Ada banyak peralatan di dapur. Hal ini perlu menjadi perhatian karena ada paparan benda tajam dan juga alat panas.

Apa Benar Masak Bareng Anak Itu Repot? Ini Kata Para <i>Chef</i>Foto: iStock

"Menjaga keamanan di waktu memasak sangatlah penting. Karena ada api, gas dan pisau. Sedangkan anak-anak sering berbuat segala sesuatu sesukanya," ungkap chef Stefu Santoso.

Sehingga bisa dikatakan bahwa mengajak si kecil memasak bersama tidaklah sulit. Jika ia merasa senang tentu aktivitas memasak bisa semakin menyenangkan. Asalnya tetap perhatikan keamanan anak saat di dapur.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads