Secara perlahan si kecil harus beralih dari ASI ke makanan padat agar sistem pencernaannya berfungsi secara perlahan dan berlangsung dengan baik.
Waktu yang ideal untuk mulai beralih ke makanan padat adalah pada saat si kecil mampu menyerap nutrisi dan kalori dari makanan yang dikonsumsi. Lalu, jenis makanan apa yang harus diperkenalkan pada si kecil?
Proses pertumbuhan pada si kecil untuk mengonsumsi makanan padat terletak pada kematangan sistem pencernaan mereka. Bisa jadi tiap bayi akan berbeda.
Seperti dilansir parentherald (03/04) menurut WPTZ, sereal gandum yang diperkaya zat besi merupakan makanan yang cocok untuk memulai makanan padat bagi si kecil. Mengonsumsi makanan yang tidak manis sangat membantu mereka untuk menyesuaikan diri. Kemudian, mereka dapat beralih ke sayuran, dan buah-buahan.
Ketika si kecil mampu mengendalikan kepala dan lehernya, hal tersebut merupakan tanda penting bahwa bayi mungkin sudah siap untuk mengonsumsi makanan padat. Hal ini menunjukkan bahwa mereka siap untuk menelan makanan tanpa tersedak.
Beberapa orangtua mungkin khawatir bahwa makanan padat yang dikonsumsi, seperti kacang, seafood, gandum, dan lainnya dapat menyebabkan alergi pada si kecil.
Hal tersebut hanyalah mitos, karena pada kenyataannya, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa menunda jenis makanan dapat membantu dalam menghindari alergi pada si kecil.
Karenanya perkenalkan makanan padat kepada si kecil saat usia 4-6 bulan. Untuk susu sapi tidak diperbolehkan sampai usia satu tahun. Hal tersebut akan menyebabkan si kecil tidak dapat mencerna protein susu yang berujung sistem pencernaan menajdi tidak lancar.
Memperkenalkan bayi makanan padat merupakan proses perjalanan
tumbuh kembang si kecil. Nikmatilah waktu yang menyenangkan ini dengan si kecil.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN