The U.S. Department of Agriculture (USDA) merekomendasikan para orang tua dengan anak umur dua tahun ke atas menyajikan makanan untuk mereka sendiri di rumah. Selain itu, Academy of Nutrition and Dietetics menyarankan penyedia jasa penitipan untuk menyajikan beberapa hidangan dan membiarkan anak mengambil makanan yang mereka sukai.
Strategi tersebut juga dikatakan bisa membuat anak lebih terbuka mencoba berbagai varian makanan. Terlepas dari bimbingan dan rekomendasi, Brent McBride dari Child Development Laboratory di University of Illinois menemukan banyak orang tua dan penitipan anak yang masih menentukan porsi dan pilihan makanan untuk anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barbara Fiese, professor studi human development di University of Illinois juga menyetujui hal ini karena berkaitan dengan perkembangan otak anak. Menyajikan hidangan dengan gaya keluarga baik untuk perkembangan anak.
Saat anak mulai memegang sendok sup, mereka sedang melatih koordinasi dan kemampuan gerak. Selain itu, percakapan antara anak dan orang dewasa saat makan bisa mempengaruhi aspek sosial dan emosional anak.
βSaya tahu membiarkan anak mengatur porsi dan pilihan makanan sendiri merupakan masalah untuk orang tua. Karena semuanya ingin memberikan diet seimbang, tapi hal ini dibutuhkan kesabaran karena anak perlu diberikan makanan baru setidaknya 12 hingga 15 kali sebelum akhirnya belajar untuk menyukai makanan tersebut,β tambah Barbara.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN