Pola makan sehat anak sangat dipengaruhi oleh menu yang biasa disajikan orang tuanya. Waktu makan juga sangat menentukan kebiasaan anak. Pasalnya, banyak anak diberi makan dengan waktu yang tak teratur, bahkan makan di ruang keluarga sambil menonton televisi.
"Memberikan makanan anak yang berbeda untuk menu utama bisa berakibat anak kekurangan nutrisi, contohnya jika menu sayuran dihilangkan. Biasanya ketika anak makan menu yang berbeda, mereka makan dengan nutrisi yang lebih rendah," kata Valeria Skafida, peneliti dari University of Edinburgh's Centre for Research for Families and Relationships, seperti dikutip dari Daily Mail (05/05/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, seperempat orang tua dari anak tersebut mengaku jika mereka jarang menyajikan menu yang bisa dinikmati semua anggota keluarga. Bahkan seperlima dari jumlah tersebut mengakui jika mereka jarang makan bersama di meja makan dan berkomunikasi sambil menikmati makanan.
Untuk para orang tua yang sibuk, Valeria memberikan anjuran lain. Jika memang benar-benar tak ada waktu, tak mengapa jika waktu makan antara orang tua dan anak berbeda, asalkan menunya tetap sama. "Makan jenis makanan yang sama lebih penting dibandingkan makan bersama-sama," tambah Valeria.
"Orang tua tak perlu merasa bersalah. Jika Anda tak bisa makan bersama dengan mereka, maka setidaknya pastikan jika mereka makan makanan yang sama dengan Anda. Tidak perlu satu makanan untuk ayah, satu jenis makanan lain untuk anak tertua, dan lainnya untuk ibu, dan seterusnya. Masaklah satu menu untuk bersama-sama," tutup Valeria.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN