Mie Aceh Bang Surya: Sedapnya Mie Goreng Berempah Plus Martabak Kuah Kari

Maya Safira - detikFood Senin, 05 Sep 2016 12:17 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Mie goreng Aceh yang kaya rempah bisa menambah semangat makan. Ditambah martabak berpelangkap kuah kari seperti sajian di tempat ini.

Mie Aceh bisa jadi pilihan santap siang yang enak. Membayangkan paduan mie berempah dengan potongan daging sapi, udang dan kerupuk emping. Hmm.. sedap!

Sudah lama kami mendengar di daerah Gandul, Depok ada mie Aceh yang cukup menggoyang lidah. Namanya "Mie Aceh Bang Surya". Kami pun memutuskan untuk mampir ke sana.

Tempatnya sederhana dan mini. Hanya ada sekita lima meja kayu panjang dengan kursinya di sana. Bagian depan rumah makan jadi tempat meracik sajian seperti kebanyakan tempat mie Aceh. Sehingga bisa terlihat lemari kaca bening berisi aneka bahan makanan.

Untuk menunya, rumah makan punya pilihan menu Aceh populer. Diantaranya Mie Goreng Daging, Mie Tumis, Mie Rebus Daging Telor, Martabak Aceh, Nasi Goreng Aceh, Nasi Kare Bebek, hingga Roti Cane.

Kamipun memesan Martabak Kuah Kari (Rp 13.000) sebagai pembuka santapan. Saat disajikan, terlihat martabak Aceh berbentuk persegi yang sudah dipotong 16 bagian. Pelengkapnya ada kuah kari dan acar bawang merah.



Martabak Aceh jika dilihat dari luar tampak seperti telur dadar biasa. Tapi sebenarnya di dalam telur ada adonan roti cane.

Racikan martabak terasa gurih telur dengan irisan daun bawang yang menambah aromanya. Sementara pemakaian roti cane memberi tekstur empuk kenyal pada martabak. Martabak bisa dinikmati bersama acar bawang yang renyah segar.

Bagi penyuka kari, juga dapat mengguyur kuahnya ke atas martabak. Kuah kecokelatan dengan bercak minyak merah ini terksturnya agak encer. Ada pemakaian daun kari/daun temurui di dalam kuah yang menambah ciri khasnya.

Kari cukup pekat rasa rempahnya. Paduan santan dengan ketumbar, jintan, kapulaga, cengkih, adas menambah kegurihan kari yang tak pedas ini. Tentunya sedap disuap bersama martabak.

Selanjutnya kami mencoba Mie Goreng Daging Udang (Rp 19.000). Aroma rempah-rempah sudah mampir di penciuman kami saat mie tiba di meja. Terlihat mie kuning yang agak tebal dilengkapi potongan kecil-kecil daging, 3 ekor udang, daun bawang, irisan kol, tauge, dan taburan bawang merah goreng.



Setelah satu suapan, kami langsung menyukai mie goreng ini. Tekstur mienya lembut sedikit padat. Berarti proses masaknya tepat, tidak kelembekan.

Bumbunya sendiri begitu gurih rempah dengan pedas sedang sesuai permintaan kami. Tipe bumbu pada baluran mie tidak terlalu kering. Masih agak basah yang membuat mie makin enak.

Dagingnya karena potongan tak terlalu besar jadi terasa empuk gurih. Udang juga cukup pas teksturnya.

Saat mie dan pelengkapnya dimakan bersama emping renyah membuat satu piring ludes tak bersisa. Apalagi porsinya pas bagi kami, tidak terlalu berlebihan. Lain kali kami tertarik mencoba mie rebusnya.

Kami juga sempat mencoba Nasi Goreng Aceh (Rp 15.000) untuk pembanding. Nasi goreng diberi pelengkap telur dadar, daun bawang dan sepotong semur daging gaya Aceh.



Nasi goreng dengan nasi yang pera punya rasa tak kalah berempah. Bumbunya cukup mirip dengan mie goreng.

Salah satu bahan yang berbeda dari mie goreng adalah penggunaan daun seledri. Ini memang jadi ciri nasi goreng Aceh. Selain menambah aroma sedap, penggunaan daun seledri ikut memberi rasa agak berbeda pada bumbu nasi goreng. Rasanya pun bertambah enak.

Adapun semurnya punya rasa tak terlalu manis, cenderung gurih. Kuahnya agak kental dan berempah. Tercecap semburat rasa cengkih, kapulaga dan kayu manis. Daging yang digunakan teksturnya cukup empuk. Semur ini pas sebagai pendamping nasi goreng.

Sayangnya telur dadar yang disajikan terasa agak keasinan untuk lidah kami. Meski begitu teksturnya enak karena tipis dan lebar.

Sebagai pembilas mulut, rumah makan punya Es Timun atau Teh Tarik. Kami pun memesan segelas Teh Tarik Dingin (Rp 8.000) untuk menyegarkan tenggorokan.



Rasa teh tarik berwarna cokelat pucat ini tidak terlampau pekat. Namun aroma khas teh tarik masih tercium. Kami cukup menyukai teh tarik di sini karena manisnya pas dan menyegarkan.

Tertarik mencicip mie Aceh dan martabak di tempat berbeda? Coba saja mampir ke Mie Aceh Bang Surya.

Mie Aceh Bang Surya
Jl. Gandul Raya No. 10
(sebelah Bakso Andara 354)
Cinere
Depok
Pesanan: 0812-9413-4169


(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com