BLOEM'S Waroeng: Nikmatnya Nasi Jembung dan Be Siap Pecel Gaya Rumahan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 24 Nov 2015 12:20 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Hidangan tradisional Bali disajikan apik oleh Chef Henry Alexie Bloem. Di warungnya, ada sentuhan menu favorit waktu kecil seperti nasi jembung dan Be Siap Pecel.

Di kawasan Kedonganan, terdapat warung tradisional Bali yang baru dibuka akhir September lalu. BLOEM'S Waroeng mudah dikenali karena memampang spanduk putih dengan logo lingkaran merah beserta logo Indonesian Chef Association (ICA). Penambahan logo ini bukan tanpa tujuan. Pemilik warung adalah Chef Henry Alexie Bloem yang merupakan Presiden ICA.

Di bagian depan warung terlihat jejeran kursi kayu berwarna oranye. Tidak jauh dari area makan, terdapat open kitchen yang dipergunakan untuk menyiapkan dessert dan minuman. Area makan lebih luas berada di dalam warung.



Dinding bata merah tanpa polesan sengaja dibuat Chef Bloem untuk memunculkan kesan tradisional sekaligus hangat. Deretan pencapaian yang pernah diraih chef keturunan Betawi, Belanda, dan Bali ini turut dipajang di dinding.



Melihat daftar menunya, warung ini menyuguhkan hidangan tradisional Bali yang beragam dan jarang ditemui di tempat lain. Menu utamanya berupa rice bowl berisi nasi jembung dengan aneka lauk. Ada juga lauk pauk atau sayuran dalam pilihan porsi.

Kami akhirnya memilih nasi jembung dengan Be Siap Pecel, Gurita Kesune Ckeuh, Be Sapi Sere Tabia, dan Be Pindang Bongkot. Tiap rice bowl ini harganya Rp 25.000. Sebagai pelengkap, kami memilih Plecing Kangkung (Rp 8.000) dan Urap Sayur (Rp 8.000).



Sambil menunggu pesanan datang, pelayan menyajikan es teh manis dalam teko dan gelas kaleng khas tempo dulu.

Nasi jembung disajikan dalam mangkuk putih bersama irisan wortel, daun bawang, dan cabai merah sebagai garnish. Tercium aroma gurih rempah dari nasi ini. Rasa nasi jembung ternyata mirip nasi uduk karena dimasak dengan santan dan beberapa rempah seperti ketumbar dan sereh.

Tekstur nasi yang pulen benar-benar enak dengan semburat rasa gurih yang pas alias tidak berlebihan.

Be Siap Pecel tampil menggugah selera dengan warna cokelat khas rempah membalut daging ayam. Lembaran daun salam masih terselip diantara hidangan andalan Chef Bloem ini. Selain rempah dari bumbu genep, ayam ini juga dimasak bersama santan, kemenyan, dan kulit kelapa yang dibakar.



Daging ayamnya begitu empuk dengan bumbu meresap hingga ke dalam. Tercecap rasa gurih santan serta sedikit jejak pedas dan terasi karena penggunaan sambal brambang goreng atau sambal m'be pada hidangan ini.

Gurita Kesune Cekuh berwarna kehitaman karena penggunaan tinta gurita saat dimasak. Hidangan in dibuat dengan bumbu kencur, bawang putih, dan cabai. Ada aroma rempah menghampiri hidung saat hidangan ini disajikan.



Potongan daging guritanya cukup besar dengan balutan bumbu tebal. Ada rasa gurih dan pedas dari hidangan ini. Nyammm! Enak disuap bersama nasi jembung.

Penikmat makanan pedas tidak boleh melewatkan Be Sapi Sere Tabia di sini. Lembaran daging sapi tipis dimasak bersama cabai dan terasi. Terlihat kuah cair dan butiran biji cabai menempel pada daging. Huahhh! Daging empuk ini sungguh terasa pedas enak.



Menurut Chef Bloem rasa pedas ini sebenarnya sudah jauh berkurang karena bumbu ditambahkan air. Jika tidak, rasa pedas bumbu ini akan membuat siapapun yang memakannya bercucuran air mata.



Be Pindang Bongkot adalah ikan pindang tongkol yang dibumbui sambal kecombrang atau sambal bongkot. Penambahan cabai rawit merah membuat hidangan ini terasa pedas. Ada juga jejak rasa terasi dan bawang merah dari Be Pindang Bongkot.

Puas menyantap lauk, Urap Sayur jadi penyegar santap siang yang enak. Ada potongan kacang panjang, tauge, dan kangkung yang dibalut sambal m'be. Sambal ini memadukan bawang putih, bawang merah, cabai rawit dan terasi. Krenyes renyah sayur menambah kenikmatan santap siang.



Plecing kangkung juga sebaiknya juga dicoba. Kangkung segar direbus kemudian dibumbui sambal terasi.

Jika ingin membilas dahaga, tutup santap siang dengan Es Kacang Barak (Rp 15.000) di sini. Es ini dibuat dari kacang merah yang empuk manis, susu kental manis, dan gerusan es. Segarrr!

Nah, jika berada di Bali tak ada salahnya mampir ke warung ini. Anda bisa mencicip hidangan tradisional Bali selain sate lilit, ayam betututu, dan lawar. Yuk coba!

BLOEM'S Waroeng
JL. Toyaning No. 5, Kedonganan, Bali
Telepon: 0361 701873
Facebook: BLOEM'S WAROENG

(adr/odi)