Rendezvous Kuliner di Chatter Box

Rendezvous Kuliner di Chatter Box

- detikFood
Selasa, 27 Jul 2010 09:10 WIB
Jakarta - Pertama kali saya mengenal Chatter Box sekitar 30-an tahun yang silam di Singapura – di sebuah hotel yang pada saat itu sangat populer di kalangan warga Indonesia. Sesuai namanya, Chatter Box memang tempat kongkow yang enak. Harga-harganya pantas, tempatnya pun nyaman untuk ngobrol santai dengan teman-teman.

Sogo akhirnya membawa Chatter Box masuk ke Indonesia. Karakter Chatter Box cocok dengan Sogo. Ketika ibu-ibu belanja, bapak-bapak nongkrong santai di Chatter Box sambil minum kopi dan baca koran, sampai ibu-ibu selesai belanja dan bergabung di Chatter Box untuk makan bersama.

Karena sudah dikenal oleh para musafir Indonesia yang sering jalan-jalan ke Singapura, cukup mudah bagi Chatter Box untuk menembus pasar Indonesia. Kini, Chatter Box sudah punya enam gerai – lima di antaranya berada di dalam mal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai dengan karakternya, Chatter Box menampilkan menu yang sifatnya all-day dining. Artinya, kapan saja kita datang, selalu ada jenis makanan yang cocok untuk dipesan - makanan ringan maupun makanan berat.

Misalnya, ketika menunggu istri berbelanja, suami dapat memesan berbagai hidangan pembuka (Rp 25-76 ribu) sebagai kudapan, seperti: pangsit goreng, nachos, lumpia, tahu goreng, atau rujak pasembur. Rujak pasembur adalah sajian khas Malaysia/Singapura yang populer, khususnya di antara kaum Melayu dan India. Isinya adalah buah-buahan potong dan berbagai gorengan (bakwan goreng, rempeyek udang, cakwe, dan lain-lain) disiram dengan saus pedas gula merah.

Adukan menu Internasional dan Asia di Chatter Box membuatnya sebagai tempat rendezvous (pertemuan) seronok antara kuliner dengan kuliner, teman dengan teman, dan teman dengan kuliner. Coba perhatikan lagi menu-nya: Arumugam chicken curry (Rp 42 ribu, nuansa India), braised beef in claypot (Rp 42 ribu, nuansa Tionghoa), laksa udang (Rp 55 ribu, selera Melayu), chicken cordon bleu (Rp 45 ribu, selera Eropa), dan masih banyak lagi.

Belakangan ini, saya menemukan menu baru yang cocok dan saya sukai, yaitu Hainanese Braised Lamb Shank (Rp 95 ribu), disajikan dengan nasi gurih Hainan. Sekilas tampak porsinya sangat besar, tetapi sebetulnya porsi ini sama dengan sop buntut. Bedanya, paha kambing ukuran kecil ini jauh lebih sedikit lemaknya dibanding buntut sapi. Kaldunya yang segar gurih juga tampak tidak terlalu berminyak. Empuk banget, gurih banget, suegerrr banget. Mak nyuss! Cocok untuk makan siang maupun makan malam.

Untuk pencuci mulut, tersedia es delima, es cingteng, es selasih, es cincau hijau, dan creme brulee (Rp 18-25 ribu). Cukup banyak pilihan. Tiap kali datang bisa mencicipi yang lain. Menyenangkan sekali! (Bondan Winarno)

Chatter Box
Sogo Plaza Senayan lantai 5
Jl. Asia Afrika 8
Jakarta Pusat
021 57900055


(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads