Harum Berempah Wedang Kamun, Penghangat Badan dari Kota Kretek

Akrom Hazami - detikFood Sabtu, 06 Apr 2019 18:58 WIB
Foto: Akrom Hazami/detikcom Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Satu lagi minuman yang hanya bisa ditemui di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, wedang kamun. Selain segar dan hangat, minuman ini memiliki beragam khasiat sehat.

Meski asli Kudus, minuman berempah ini di Kudus, hanya bisa ditemui di bilangan Jenderal Sudirman, Desa Tumpang Krasak, RT 1 RW 3, Kecamatan Jati. Lokasi tepatnya berada di depan sebuah jasa pengiriman atau tak begitu jauh dari Pabrik Gula (PG) Rendeng.

Warungnya berbentuk lapak sederhana, dan dilengkapi dua payung warna warni berukuran besar. Sebuah papan berdiri di depan warung bertuliskan 'Wedang Kamun', lengkap dengan gambarnya.

Harum Berempah Wedang Kamun,  Penghangat Badan dari Kota KretekLapak dengan payung warna-warni jadi ciri khas lapak wedang kamun. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Menurut Maryam, penjual wedang kamun, minuman ini hanya ada di Kudus. Wanita berusia lebih dari 60 tahun itu juga tidak membuka cabang di tempat lain.

"Warung wedang kamun ini hanya ada di Kudus. Saya juga tidak membuka cabang. Kalau ada orang yang berminat minum wedang kamun, biar langsung kemari," ucap Maryam kepada detikfood.

Dia membeberkan wedang kamun memiliki khasiat tersendiri. Terutama untuk mengobati berbagai macam penyakit. Seperti penyakit demam, mual, jantung, mag, susah tidur, susah buang air besar, dan lainnya.

"Berkhasiat juga untuk menyembuhkan penyakit demam, jantung, mag, susah tidur, susah buang air besar. Badan jadi segar," terang Maryam.

Harum Berempah Wedang Kamun,  Penghangat Badan dari Kota KretekMaryam dengan wedang kanum racikannya. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Minuman ini berkhasiat lantaran bahan pembuatannya berasal dari rempah-rempah. Dia menyebut ada 12 rempah campuran untuk meraciknya. Di antaranya adalah jahe, kamun, dan lainnya.

"Dulu waktu saya dapat resep ini, ya saat saya kerja jadi tukang masak di salah satu perumahan di Arab Saudi, tahun 1985-1988," tutur Maryam.

Minuman ini adanya di negara sana. Praktis, bahan rempahnya sebagian besar memang berasal dari area sekitar. Begitu dia membuatnya di Kudus, maka terpaksa harus berbelanja bahan sampai ke Kota Semarang.

Untuk pembuatannya, Maryam harus mencampuradukkan 12 bahan rempah sampai mendidih. Biasanya makan waktu sampai 4 jam. Setelah matang, wedang kamun siap dihidangkan.

Minuman ini cocok diseduh ketika sore atau malam hari. Tidak heran jika warung wedang kamun hanya buka pada sore sampai malam hari sekitar pukul 17.00 WIB-20.00 WIB. Setiap hari warung buka.

"Kecuali kalau merasa lelah, ya warung enggak buka," imbuh ibu satu anak ini.

Saat detikfood mampir ke warung wedang kamun kebetulan hujan turun dengan deras. Bahkan hujan turun lebih dari 15 menit. Alhasil, wedang kamun menjadi paduan yang pas saat hujan atau cuaca dingin.

"Kalau ingin yang segar dan bisa jadi obat penghangat badan, wedang kamunnya tidak usah pakai susu. Kalau campur susu, khasiat obatnya berkurang. Cocoknya pakai susu itu menambah rasa segar," celetuk Maryam.

Harum Berempah Wedang Kamun,  Penghangat Badan dari Kota KretekWedang kamun dengan campuran susu segar, Foto: Akrom Hazami/detikcom

Tak terasa, sembari menunggu hujan reda, tiga cangkir wedang kamun habis diteguk. Badan pun tetap terasa hangat kendati cuaca dingin berangin. Satu cangkir wedang kamun harganya Rp 5 ribu. Jika dicampur susu, harganya Rp 7 ribu.

Maryam mengaku membuka warung sejak 6 tahun lalu. Dengan pelanggannya berasal dari Kudus dan sekitarnya. Bahkan ada beberapa pelanggan dari Yogyakarta dan Jepara yang sering menyempatkan mampir ke warung wedang kamun.

Seorang pembeli dari Pati , Aji mengaku wedang kamun memiliki rasa dominan seperti jahe. "Jadi saat diminum, badan terasa hangat," kata Aji usai meneguk segelas wedang kamun.

(odi/odi)