Soba, Mi Jepang yang Menyehatkan
Kamis, 08 Nov 2007 09:25 WIB
Jakarta - Mi berwarna merah kecokelatan ini banyak ditawarkan di resto Jepang. Disajikan sebagai mi kuah dengan berbagai topping. Ternyata tak sulit mendapatkan soba kering bahkan bisa juga diolah sendiri. Apa saja kelebihan mi ini? Apa saja sajian yang bisa ditampilkan? Coba simak dulu info berikut ini!Buckwheat: Jenis gandum bernama buckwheat menjadi bahan utama soba ini. Jenis gandum ini banyak terdapt di bagian Timur Jepang. Sudah sejak abad 17 buckwheat ini ditanam dan diambil bijinya. Bijinya kemudian dihaluskan hingga menjadi tepung yang kemudian dicampur dengan air. Setelah diuleni hingga kalis, adonan kemudian digiling tipis dan dipotong sebesar lidi. Kadang-kadang adonan diberi campuran tepung gandum biasa agar tidak terlalu kenyal. Sebelum diolah, soba direbus hingga lunak lalu ditiriskan. Warnanya sedikit kecokelatan.Hijau & Merah: Soba segar atau basah memang hanya dibuat di daerah pedesaan. Kini, soba diproduksi secara massal dalam pabrik dan bisa dibeli dalam bentuk kering dalam kemasan cantik. Jenisnya juga sangat beragam karena ditambahkan beberapa bahan lain seperti teh hijau (cha soba), kelopak bunga seruni, udang, telur, biji wijen, ubi (yamaimo soba) dan rumput laut. Ragam Olahan: Soba dalam berbagai jenis seperti juga mi, bisa disajikan dengan kuah atau digoreng (yaki soba). Soba yang umum disajikan dalam bentuk mori dengan saus pencelup, dan kakeru dengan kuah. Yang paling populer adalah tempura soba, soba kuah dengan topping tempura. Untuk variasi bahan dalam soba kuah hampir sama dengan mi kuah, bisa ditambahkan ayam, daging, telur, dan sayuran. Kuahnyapun bening dengan rasa alami. Juga ada sajian soba yang diberi es serut, soba kuah dingin yang disajikan untuk musim panas dan salad dengan soba.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN