Sajian Daging Sapi yang Empuk

Sajian Daging Sapi yang Empuk

- detikFood
Kamis, 16 Nov 2006 09:39 WIB
Jakarta - Rendang daging liat? Atau satai sapi yang sulit dikunyah? Inilah yang mungkin sering Anda temui saat menyantap sajian dari daging sapi. Dengan sedikit info tentang daging sapi dan trik mengolahnya, sajian daging sapi yang lezat dari steak hingga semur bisa Anda sajikan. Simak saja info lengkapnya berikut ini.Jenis potongan : Daging sapi memiliki berbagai bagian sesuai dengan bagian tubuh sapi. Mulai dari bagian has sapi yang paling lunak, bagian paha bawah, bagian paha atas, iga hingga ekornya. Bagian daging sapi yang merupakan otot yang jarang digerakkan seperti has sapi akan memiliki tingkat keempukan yang tinggi. Sedangkan bagian paha bawah yang ototnya sering digerakkan akan lebih liat. Karena itu sebaiknya pilih bagian daging sapi sesuai dengan olahan yang akan dibuat. Untuk steak, satai sebaiknya pilih bagian has yang cepat empuk. Untuk rendang atau dendeng bisa dipakai bagian paha atas. Sedangkan untuk semur bisa dipakai bagian paha bawah yang berlapis sedikit lingkaran lemak. Untuk sup, soto atau rawon bisa dipakai remahan atau tetelan daging has atau iga sapi yang berlapis lemak. Agar tak salah pilih, tanyalah pada penjual daging atau pelayan bagian daging di pasar swalayan. Sebagian orang memakai tambahan bahan pengempuk daging untuk mempercepat proses pengempukan daging. Bahan tambahan bisa saja dipakai tetapi jika bagian daging yang dipakai sudah tepat, tidak perlu dipakai bahan tersebut.Jenis olahan : Jika ingin membuat olahan daging yang cepat atau prkatis seperti tumisan daging, satai atau steak sebaiknya pilih bagian yang empuk. Untuk olahan yang perlu waktu lama untuk memasak bisa dipakai bagian lain yang lebih liat. Demikian juga untuk hidangan yang berlemak atau berkuah, gunakan potongan daging dengan lapisan lemak agar rasanya lebih gurih. Praktis : Untuk sajian hidangan khas Jepang sering dipakai irisan daging yang siap pakai yang sangat praktis. Seperti daging sukiyaki, amiyaki, yakiniku dan shabu-shabu. Tiap irisan daging memiliki ketebalan yang berbeda. Jenis irisan daging sapi ini biasanya berasal dari sirloin atau daging iga dengan sedikit lapisan lemak. Janis irisan daging ini bisa dibeli di pasar swalayan besar bagian daging sapi.Hangat : Apapun jenis olahannya, sebaiknya daging sapi selalu disajikan dalam keadaan hangat. Khusus untuk hidangan berkuah seperti sup, soto atau rawon, sebaiknya sajikan dalam keadaan panas. Kuah yang dingin akan membuat gumpalan lemak daging muncul di permukaan kuah sehingga rasanya jadi kurang lezat. (ely/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads