Cumi Gurih & Lezat

Cumi Gurih & Lezat

- detikFood
Kamis, 16 Mar 2006 09:54 WIB
Jakarta - Sering kesal karena cumi yang Anda olah jadi liat, anyir dan kurang sedap rasanya. Bisa jadi karena cumi yang Anda beli kurang segar atau salah menanganinya. Supaya tak gagal, coba simak dulu info berikut ini.Segar : Sangat mudah mengenali cumi segar yang tidak direndam larutan formalin. Cumi segar, warna kulit arinya putih bening dan utuh, kepalanya masih melekat erat pada badannya. Jika kulit arinya sudah robek berwarna ungu tua dan badan cumi lembek berarti cumi sudah kurang segar. Cumi segar aromanya tidak anyir, tidak ada aroma busuk terutama dari bagian dalam badannya. Jika direndam larutan formalin, cumi akan kaku, cenderung keras badannya, tidak ada aroma anyir dan sungut di bagian kepalanya kaku atau keras. Saat dimasak juga tidak akan pernah empuk atau tetap alot.Membersihkan: Bersihkan segera cumi agar tidak cepat busuk. Buang kantong tinta di bagian bawah kepala, kupas kulit arinya, jika perlu, dan buang tulang badannya yang lunak. Bersihkan lendir dan kotoran di bagian dalam badannya di bawah air mengalir. Tiriskan lalu olah segera atau simpan dalam freezer.Aroma Anyir: Untuk mengurangi aroma anyir, lumuri cumi dengan air jeruk nipis atau sedikit larutan soda kue dan diamkan beberapa saat. Cumi yang benar-benar segar tidak akan menebarkan aroma anyir berlebihan.Empuk & Gurih: Bumbu yang tepat dan api yang tepat saat pengolahan akan membuat cumi empuk dan gurih. Jika memasak dengan bumbu halus sebaiknya jangan menambahkan air karena saat terkena panas, badan cumi akan menyusut dan mengeluarkan banyak air. Saat menumis, gunakan api besar agar cumi tetap lunak saat matang. Cumi bisa diolah dengan beragam cara dibakar, digoreng, ditumis, dibuat pepes, dibuat gulai atau kari. (lil/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads