Menyiapkan Lauk Tumpeng

- detikFood Kamis, 18 Agu 2005 10:36 WIB
Jakarta - Nasi tumpeng hampir selalu jadi sajian spesial pada perayaan HUT RI. Kalau ingin berlomba atau sekedar membuat sajian sebagai ungkapan syukur, ada ragam lauk yang harus Anda siapkan. Apa saja jenisnya? Bagaimana menyajikannya? Simak info berikut ini.Nasi Putih dan Kuning: Secara tradisional tumpeng dibuat sebagai sajian dari suatu peristiwa penting seperti perkawinan, kelahiran dan kematian. Tetapi kemudian berkembang sebagai sajian ungkapan syukur. Nasi untuk tumpeng bisa berupa nasi putih atau nasi kuning. Agar bisa terbentuk dengan baik, gunakan beras yang pulen atau ganti 10% seluruh berat beras dengan beras ketan.Lauk Wajib: Aturan baku untuk lauk tumpeng sebenarnya sudah banyak berubah. Ayam panggang utuh biasanya menjadi lauk utama kemudian ditambah lauk dari daratan berupa sayuran (urap), tahu, tempe, telur dan lauk dari laut (ikan asin petek goreng atau udang goreng). Bisa juga dilengkapi dengan lauk dari hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing). Sebagai pelengkap biasanya ditambahkan perkedel kentang dan lalap segar (daun selada, wortel, tomat, timun). Kecuali ayam dan urap, jenis lauk lainnya disesuaikan dengan selera. Tentu saja sebagian besar lauk kering atau berkuah kental yang cocok disantap dengan nasi putih atau nasi kuning.Hiasan: Aslinya hiasan tumpeng sangat sederhana. Tampah atau niru dialasi daun pisang dan di bagian puncaknya diberi hiasan bawang merah dan sebuah cabai merah. Kadang-kadang dibiarkan polos atau diberi sedikit penutup dari daun pisang. Saat ini beragam hiasan dari sayuran bisa ditambahkan untuk mempercantik tumpeng seperti mawar dari tomat, bunga dari wortel, burung dari lobak dan lain-lain. Sesuaikan kontras warna dan besar hiasan dengan besarnya tumpeng.Penyajian: Nasi tumpeng bisa disajikan langsung dengan aneka lauk-pauk yang disusun di kelilingnya. Jumlah lauk-pauk disesuaikan dengan ukuran nasi tumpeng. Nasi tumpeng kecil bisa disajikan untuk 10 orang, ukuran sedang 20 orang dan yang besar bisa untuk 30 orang. Jika jumlahnya lebih besar dari 30 orang bisa dibuat 2 tumpeng atau dibuat nasi dan lauk-pauk ekstra yang dipisah dengan tumpeng utama.

(ind/)