Ayam Lezat & Sehat

Ayam Lezat & Sehat

- detikFood
Kamis, 28 Jul 2005 09:17 WIB
Jakarta - Karena kasus flu burung maka banyak orang menghindari konsumsi ayam. Padahal ayam merupakan sumber gizi yang paling mudah didapat dan relatif murah. Asal cermat memilih dan mengolah ayam, tak perlu khawatir mengkonsumsi ayam.Ayam Segar & Sehat: Ayam dapat diperoleh dengan cara membeli dalam keadaan hidup atau sudah berupa karkas. Jika dalam keadaan hidup sangat mudah mengenali ayam sehat dan sakit atau terserang flu burung. Ayam sehat, matanya bening, kepala dan badannya tegak serta lincah bergerak. Ayam sakit, matanya biasanya tertutup, kepalanya tertunduk dan hampir selalu duduk. Jika sudah berupa karkas atau potongan badan utuh. Ayam sehat, kulitnya terang, aromanya tidak anyir dan dagingnya tidak berbau. Ayam mati atau sakit, karkasnya akan berbau tajam, mungkin ada bercak biru atau kemerahan di beberapa bagian tubuhnya. Untuk menghindari tertular berbagai jenis penyakit unggas, termasuk flu burung sebaiknya pilih ayam yang sehat dan segar atau beli ayam potong di tempat yang terjamin mutu dan kebersihannya.Daging & Jeroan: Kecuali dalam bentuk karkas, ayam juga dijual dalam bentuk potongan per bagian tubuh; paha atas, paha bawah, sayap, dada dan jeroan. Pilih potongan ayam yang bagus, tidak ada yang cacat dan masih segar. Jika di dalam kemasan di lemari pendingin, sudah terdapat genangan air, berarti ayam sudah cukup lama dipotong-potong dan ditaruh dalam lemari pendingin. Untuk jeroan, khususnya hati ayam, pilih yang utuh, warnanya mulus, tidak ada bercak atau benjolan dan beraroma segar. Cuci bersih semua bagian ayam dan jeroan sebelum diolah dan tiriskan. Mengolah: Kebersihan juga perlu diperhatikan saat mengolah. Gunakan talenan dan pisau bersih untuk memotong ayam atau mencincang daging ayam. Setelah dipakai untuk memotong ayam, cuci bersih talenan dan pisau sebelum dipakai untuk mengolah bahan makanan lain. Jangan lupa, cuci bersih tangan setelah memegang daging ayam. Bakteri yang ada dalam daging ayam mudah mencemari bahan makanan lain atau peralatan dapur lainnya. Sebelum disantap, pastikan ayam sudah dimasak dalam suhu minimal 80 derajat Celsius sehingga virus dan bakteri dijamin sudah mati. Cara termudah adalah saat daging ayam sudah empuk, tidak mengeluarkan cairan bercampur darah berarti ayam sudah matang dan aman disantap.Menyajikan: Untuk mendapatkan cita rasa prima, sajikan ayam selagi masih hangat. Jika ingin disantap bisa juga dipanaskan kembali dengan cara dipanggang, dikukus, atau digoreng kembali. Sebaiknya olah dan sajikan ayam secukupnya sehingga bisa habis dalam sekali penyajian. Dengan cara ini kecuali lebih hemat, lebih sehat, rasa ayam juga lebih segar dan enak. (ely/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads