Enam Siasat Menu Lunch Box Sehat

- detikFood Kamis, 29 Jan 2009 10:37 WIB
Jakarta - Si kecil bosan dengan bekal nasi goreng dan mi gorengnya? Atau bekalnya selalu tak disentuh dan dibawa pulang utuh? Jangan cemas, mungkin inilah saat yang tepat untuk memperkenalkan beragam makanan sehat pada si kecil. Coba intip 6 siasat jitu berikut ini untuk membuat lunch box yang sehat buat si kecil!

Apa isi bekal si kecil? Mungkin Anda sering kehabisan ide karena si kecil mulai rewel dan menolak berbagai jenis makanan. Padahal ia memerlukan asupan gizi yang cukup selama beraktivitas di sekolah. Berikut ini 6 siasat yang bisa Anda lakukan agar bekal si kecil lebih sehat dan lezat:

1. Tidak Selalu Nasi: Jangan terlalu terpaku bahwa bekal harus berupa nasi plus lauk-pauk komplet. Boleh saja divariasikan dengan sumber karbohidrat seperti mi, kentang, pasta atau roti. Jadi kalau di kecil tak mau makan nasi, tak udah khawatir, roti juga bisa jadi pengganti.

2. Hindari Manis: Usahakan untuk tidak memberikan bekal berupa biskuit manis atau cokelat manis. Kalori yang tinggi dari makanan manis akan membuat si kecil kenyang. Tidak mau makan pada waktu makan siang dan giginya mudah rusak karena makanan manis.

3. Hindari Gorengan: Keripik kentang, kentang goreng, nugget atau ayam goreng merupakan makanan yang banyak disukai anak anak. Makanan ini banyak mengandung minyak dan memberi lebih banyak pasokan lemak dalam tubuh. Kurangi atau ganti makanan gorengan ini dengan makanan panggang atau kukus seperti siomay, bakpau atau roti panggang.

4. Berikan Sayuran dan Buah Segar: Sayuran dan buah segar merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik. Karena itu cobalah masukkan lebih banyak sayuran dalam menu si kecil. Misalnya menambahkan sayuran pada adonan burger, mi goreng atau dalam makaroni panggangnya. Untuk buah segar bisa diberikan dalam bentuk potongan atau bentuk setup atau jus buah atau puding buah.

5. Hindari Minuman Manis: Sering memberi bekal teh dalam kemasan atau minuman bersoda untuk si kecil? Minuman manis akan membuat di kecil cepat kenyang dan mengkonsumsi gula berlebihan. Sebaiknya ganti dengan jus buah segar, jus kacang hijau atau susu kedelai agar lebih sehat dan lengkap gizinya.

6. Libatkan si kecil: Kalau selama ini Anda selalu yang menentukan isi bekal si kecil, cobalah ubah cara Anda. Ajak si kecil untuk memilih dan mementukan menu bekal yang diinginkan. Sambil memilih, Anda bisa memperkenalkan padanya tentang gizi dan manfaat makanan tersebut bagi tubuh. Jika ia menyukai jenis makanan tertentu, perlahan-lahan bisa Anda alihkan dengan bahan makanan lain yang lebih baik gizinya. Ingatlah bahwa yang akan memakan isi bekal adalah si kecil dan bukan Anda!
(dev/Odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com