Ikan, Telur, Daging atau Kacang? Mana Sumber Protein Terbaik?

Ikan, Telur, Daging atau Kacang? Mana Sumber Protein Terbaik?

Riska Fitria - detikFood
Senin, 26 Okt 2026 05:00 WIB
Protein hewani
Foto: Getty Images/a_namenko
Jakarta -

Ikan, telur, daging, dan kacang-kacangan sama-sama mengandung protein. Lantas, mana yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan protein harian?

Protein menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Nutrisi ini berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, serta membantu produksi hormon, enzim, dan antibodi.

Ada banyak sumber protein yang bisa dikonsumsi, mulai dari ikan, telur, daging, hingga kacang-kacangan. Namun, mana yang paling baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari VnExpress (22/10) berikut penjelasannya.VnExpress (22/10) berikut penjelasannya.

1. Ikan

4 ekor ikan kembung di atas talenanIlustrasi empat ikan kembung. Foto: topntp26/FreepikFreepik

Ikan merupakan sumber protein yang mudah dicerna tubuh. Mengonsumsi ikan secara rutin juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Misalnya pada salmon matang mengandung 22 gram protein per 100 gram. Sementara itu, ikan putih seperti cod matang mengandung sekitar 23 gram protein.

ADVERTISEMENT

Selain menjadi sumber protein, ikan juga menyediakan beragam nutrisi penting lainnya. Misalnya seperti salmon dan makarel yang tinggi akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk jantung dan pembuluh darah.makarel yang tinggi akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk jantung dan pembuluh darah.

2. Telur

Telur mengandung protein berkualitas tinggi. Telur rebus mengandung sekitar 12,6 gram protein per 100 gram. Protein itu yang menyediakan seluruh asam amino esensial.

Asam amino ini dibutuhkan tubuh, tetapi tidak dapat diproduksi sendiri dalam jumlah yang cukup. Selain kandungan proteinnya, telur juga praktis diolah menjadi berbagai hidangan.

Bahan makanan ini bisa disajikan untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Agar menu lebih beragam, telur dapat dipadukan dengan sayuran.

Kombinasi ini membantu melengkapi asupan nutrisi dari berbagai kelompok makanan dalam satu hidangan.asupan nutrisi dari berbagai kelompok makanan dalam satu hidangan.

3. Daging

7 makanan sumber protein selain daging sapiDaging ayam mengandung protein. Foto: iStockiStock

Daging menjadi salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi sehari-hari. Dalam 100 gram daging ayam panggang tanpa kulit mengandung sekitar 31 gram protein.

Daging sapi tanpa lemak yang dimasak juga bisa menyediakan sekitar 26 gram protein dalam jumlah yang sama. Bergantung pada jenisnya, daging juga mengandung zat besi, zinc, dan vitamin B12.

Meski demikian, pilihlah daging tanpa banyak lemak dan konsumsi dalam porsi sewajarnya. Daging olahan, seperti sosis dan bacon, sebaiknya dibatasi.

4. Kacang-kacangan

Kedelai salah satu kacang-kacangan dengan sumber protein nabati yang baik. Kacang kedelai mengandung sekitar 17 gram protein per 100 gramnya.gramnya.

Sebagai perbandingan, lentil rebus dan kacang hitam rebus masing-masing mengandung sekitar 9 gram protein per 100 gram.

Selain protein, bahan makanan ini juga mengandung serat dan nutrisi lainnya. Kedelai menyediakan protein berkualitas tinggi dengan kandungan asam amino esensial.

5. Kombinasikan Berbagai Sumber Protein

kacang dan biji-bijian juga baik untuk kecerdasan otak anak. Pasalnya, makanan yang satu ini kaya akan vitamin B6, folat, zat besi, asam lemak omege-3, hingga protein.Kacang-kacangan mengandung protein. Foto: Pixabay/pivisoPixabay/piviso

Tidak perlu terpaku pada satu jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan protein. Mengonsumsi sumber protein beragam dan bergantian dapat membantu tubuh memperoleh beragam nutrisi yang dibutuhkan.

Selain protein, pastikan menu harian juga mencakup serat dan vitamin yang bisa didapatkan dari buah, sayuran, dan kelompok makanan lainnya. Pola makan beragam membantu menjaga keseimbangan asupan nutrisi.asupan nutrisi.

Bagi orang yang lebih tua, kecukupan protein semakin penting untuk mempertahankan massa dan kekuatan otot.

Asupan protein yang cukup perlu disertai aktivitas fisik rutin, terutama latihan kekuatan, untuk membantu menjaga mobilitas tubuh.

Halaman 2 dari 2
(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads