Bolehkah langsung memasukkan makanan hangat ke kulkas atau harus didinginkan dulu? Begini penjelasan ahli keamanan pangan.
Dalam hal menyimpan makanan hangat di kulkas, muncul perbedaan pandangan, apakah harus didinginkan lebih dulu atau boleh langsung dimasukkan ke kulkas?
Menurut ilmuwan pangan Abbey Thiel, PhD, banyak orang sengaja menghindari memasukkan makanan hangat langsung ke dalam kulkas karena kekhawatiran keliru bahwa tindakan tersebut dapat merusak mesin kulkas atau menaikkan suhu internalnya secara drastis sehingga membahayakan makanan lain.
Namun, Vanessa Coffman, PhD, direktur aliansi untuk Stop Foodborne Illness, menjelaskan bahwa ketakutan itu didasarkan pada teknologi pendingin zaman dulu.
Kulkas modern masa kini telah dirancang sangat tangguh untuk menangani makanan hangat.
Ancaman terbesar justru datang dari kebiasaan membiarkan bahan makanan mudah rusak berada di suhu ruang terlalu lama.
Ketika makanan mendingin secara perlahan di luar, ia akan melewati zona suhu berbahaya (danger zone), yakni berkisar antara 40 hingga 140 derajat Fahrenheit atau setara 4 hingga 60 derajat Celsius.
Pada rentang suhu hangat inilah bakteri patogen dapat tumbuh dan berkembang biak dengan sangat cepat, bahkan memproduksi racun berbahaya yang tidak hancur meski makanan dipanaskan kembali.
Makanan idealnya tidak boleh berada di zona ini lebih dari dua jam. "Tujuannya bukanlah membuat makanan mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam lemari es. Tujuannya adalah membantu makanan mendingin dengan cepat dan aman," ujar Thiel seperti dikutip dari Martha Stewart (13/10).
Guna menyiasatinya, kamu dianjurkan untuk membagi porsi makanan dalam jumlah besar ke beberapa wadah yang lebih kecil dan dangkal agar proses pelepasan panas berlangsung lebih cepat.
Selain itu, berikan jarak longgar di antara wadah dalam kulkas demi kelancaran sirkulasi udara dingin.
Kamu pun dapat mempercepat pendinginan dengan mengaduk makanan, menambahkan es batu, atau merendam wadah di dalam air es. Dengan menerapkan praktik terbaik ini, hidangan sisa bakal tetap lezat, awet, dan terhindar dari risiko kontaminasi bakteri berbahaya.
(adr/adr)