10 Makanan Terbaik saat Diare, Aman untuk Pencernaan dan Tenangkan Perut

10 Makanan Terbaik saat Diare, Aman untuk Pencernaan dan Tenangkan Perut

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Sabtu, 03 Okt 2026 06:00 WIB
olahan telur
Foto: iStock
Jakarta -

Saat diare, asupan makanan perlu diperhatikan. Konsumsi makanan tawar dan rendah serat efektif mempercepat pemulihan perut. Berikut 10 rekomendasinya!

Saat diare, sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Kondisi ini rentan membuat nutrisi penting terbuang.

Selain itu, diare dapat dengan mudah menyebabkan dehidrasi. Karena itu, penderitanya perlu mencukupi kebutuhan cairan yang mengandung elektrolit. Asupan makanan juga dapat bantu memenuhi kebutuhan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaiknya hindari makanan berlemak atau pedas, minuman manis, dan sebagian besar produk olahan susu, karena makanan-makanan tersebut dapat memperparah diare.

Lantas, apa saja makanan yang cocok dikonsumsi saat diare? Melansir GoodRx (8/5), berikut daftarnya:

1. Sup Kaldu

Sup ayam atau kaldu bening sangat efektif menghidrasi tubuh dan mengganti elektrolit yang hilang. Hindari sup krim bersusu, berbumbu pedas, atau berbahan kacang karena sulit dicerna usus.

ADVERTISEMENT

2. Biskuit Asin (Crackers)

Biskuit crackers mudah dicerna sekaligus memasok karbohidrat dan natrium penting untuk energi. Pilih biskuit berserat di bawah 1 gram dan hindari varian biji-bijian utuh yang memicu kontraksi perut.

3. Kentang Tanpa Kulit

Kentang bertekstur lembut dan ramah di lambung. Konsumsi dengan cara direbus atau dipanggang tanpa kulit untuk menurunkan kadar serat. Jangan konsumsi kentang goreng karena minyaknya justru memperparah diare.

4. Nasi Putih

White rice in bowlNasi putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita

Nasi putih adalah sumber karbohidrat olahan yang tawar dan sangat rendah serat. Sifatnya yang mudah dicerna membuatnya sangat aman. Hindari beras merah yang tinggi serat hingga pencernaan pulih.

5. Olahan Telur

Telur merupakan sumber protein lembut yang cepat mengembalikan energi dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Asupan nutrisi krusial ini aman dikonsumsi di masa pemulihan tanpa membebani kinerja organ pencernaan.

6. Daging Unggas Tanpa Lemak

Dada ayam adalah protein hewani yang jauh lebih mudah dicerna oleh lambung. Saat diare, sebaiknya tidak mengonsumsi daging merah, daging olahan, dan makanan berlemak tinggi karena berisiko memicu peradangan.

7. Mi Polos

Semangkuk mi polos memberi efek tenang di saluran cerna. Sajikan secara sederhana dengan sedikit garam atau kaldu. Hindari mi gandum utuh, saus berlemak tebal, dan bumbu tajam.

8. Yogurt Kaya Probiotik

5 Fakta Skyr, Kembaran Greek Yogurt yang Sangat MenyehatkanYogurt Foto: Getty Images/Kristina Maksymova

Mayoritas produk olahan susu pantang dikonsumsi saat diare, tapi yogurt adalah pengecualian. Kandungan laktosanya lebih rendah dan yogurt kaya probiotik yang efektif meredakan gejala masalah pencernaan di dalam usus.

9. Jus Buah Encer

Jus buah encer, seperti apel atau anggur 100 persen tanpa gula tambahan, efektif membantu kembalikan cairan tubuh. Encerkan jus dengan air matang menggunakan rasio seimbang agar gula alaminya tidak memicu diare yang bertambah parah.

10. Teh Bebas Kafein

Teh jahe merah atau chamomile ampuh menghidrasi sekaligus merelaksasi otot perut. Jangan dulu minum teh berkafein atau kopi karena kafein memicu usus bergerak lebih cepat, memperburuk gejala diare harian.

Selama masa pemulihan, penderita diare juga perlu menghindari makanan pemicu gas. Begitu pencernaan membaik, baru perkenalkan kembali makanan berserat secara perlahan.

Halaman 2 dari 2
(yms/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads