Tak Hanya Seru, Makan di Outdoor Punya 4 Manfaat Ini

Tak Hanya Seru, Makan di Outdoor Punya 4 Manfaat Ini

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 23 Agu 2026 06:00 WIB
Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Makan di luar ruangan (outdoor) tak hanya menawarkan suasana berbeda, tetapi juga dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan. Berikut penjelasannya.

Menikmati sarapan di teras, makan siang di taman, atau piknik bersama keluarga dapat menjadi cara sederhana untuk meninggalkan rutinitas di dalam ruangan.

Paparan lingkungan dan cahaya matahari juga dapat memengaruhi kondisi fisik maupun suasana hati. Sejumlah ahli gizi dan psikolog menyebut kebiasaan makan di luar ruangan ini berpotensi membantu mengurangi stres, mendukung kebutuhan vitamin D, hingga membuat seseorang lebih fokus ketika makan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, durasi paparan sinar matahari tetap perlu diperhatikan agar aktivitas makan di luar ruangan dapat dilakukan dengan nyaman dan aman bagi tubuh.

Dilansir dari Eating Well (22/08/2026), berikut manfaat dari makan di luar ruangan:

ADVERTISEMENT

1. Bantu Kurangi Stres

Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor)Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor) Foto: Getty Images

Menikmati makanan di luar ruangan atau outdoor yang tenang dapat membantu tubuh terasa lebih rileks. Sejumlah penelitian mengaitkan paparan lingkungan terbuka dengan kadar kortisol lebih rendah, serta penurunan detak jantung, tekanan darah, dan stres. Ahli gizi Kylie King menjelaskan, stres juga dapat memengaruhi kebiasaan makan seseorang.

"Stres dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami keinginan makan tertentu, makan lebih cepat, dan kurang peka terhadap rasa kenyang," ujar King.

Menurutnya, makan siang sederhana di luar ruangan dapat memberikan perubahan positif dalam menikmati makanan. Psikolog Max Doshay menambahkan, aktivitas tersebut juga memberi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari teknologi, pekerjaan, dan berbagai sumber distraksi sehari-hari.

2. Mendapatkan Tambahan Vitamin D

Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor)Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor) Foto: Getty Images

Makan di luar saat matahari bersinar turut memberi kesempatan tubuh mendapatkan paparan sinar matahari yang mendukung produksi vitamin D. Nutrisi ini berperan penting terhadap kesehatan tulang, fungsi kekebalan tubuh, hingga suasana hati.

"Vitamin D diproduksi tubuh ketika sinar UVB mengenai kulit. Jadi, makan di luar selama 15-30 menit saat matahari bersinar dapat memberikan kontribusi," jelas King.

Ia juga menyoroti banyak orang dewasa yang menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan. Meski demikian, paparan sinar matahari tetap perlu diperhatikan.

Jika berada di luar ruangan lebih lama, penggunaan sunscreen atau tabir surya hingga berteduh dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kulit terbakar akibat paparan matahari berlebihan.

3. Membuat Makan Lebih Tenang

Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor)Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor) Foto: Getty Images

Suasana di luar ruangan dapat membuat seseorang lebih fokus pada makanan yang sedang disantap. Ahli gizi Lee Cotton menyebut kebiasaan tersebut dapat membantu seseorang makan lebih perlahan, memperhatikan makanan, serta lebih peka terhadap sinyal lapar dan kenyang.

Mindful eating atau makan lebih tenang juga membuat perhatian seseorang lebih tertuju pada rasa, tekstur, aroma, dan warna makanan. Lingkungan turut membantu mengurangi distraksi dari ponsel maupun perangkat elektronik lainnya.

"Makan di luar ruangan melibatkan indra dan dapat meningkatkan kesadaran tanpa gangguan teknologi," ujar Cotton.

Menurutnya, suasana tersebut memberi ruang bagi seseorang untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh selama makan sekaligus membangun kebiasaan untuk fokus menikmati makanan yang disantap.

4. Membantu Memperbaiki Suasana Hati

Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor)Ilustrasi Makan di Luar Ruangan (Outdoor) Foto: Getty Images

Tak sekadar membuat waktu makan lebih santai, berada di luar ruangan juga dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik. Paparan cahaya alami dapat memengaruhi ritme tubuh serta hormon yang berkaitan dengan suasana hati dan energi.

"Cahaya matahari memungkinkan tubuh mendapatkan cahaya alami yang membantu mengatur jam internal dan memproduksi serotonin," jelas Doshay.

Psikolog tersebut juga menyoroti manfaat sosial ketika makan dilakukan bersama keluarga atau teman. Menurutnya, suasana di luar ruangan dapat membuat orang lebih rileks ketika berinteraksi sehingga memberikan efek positif terhadap perasaan.

Karena itu, sarapan di teras atau makan bersama di taman dapat menjadi cara sederhana menikmati makanan sekaligus bersosialisasi.

Halaman 2 dari 2
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads