5 Minuman Ini Bisa Bantu Kamu Menua Lebih Sehat, Ada Kopi!

5 Minuman Ini Bisa Bantu Kamu Menua Lebih Sehat, Ada Kopi!

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 18 Agu 2026 05:00 WIB
Teh Hitam. Secangkir teh hitam mengandung sekitar 47 mg kafein. Teh hitam dengan kafein yang tidak terlalu tinggi ini bisa jadi alternatif. Namun, tak semua teh mengandung kafein, contohnya teh herbal.
Foto: Getty Images/Esin Deniz
Jakarta -

Beberapa minuman mengandung antioksidan dan probiotik yang mendukung kesehatan tubuh. Konsumsinya juga dikaitkan dengan penuaan yang lebih sehat.

Menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan memilih minuman yang mendukung kesehatan tubuh.

Beberapa minuman mengandung antioksidan, probiotik, dan senyawa lain yang baik untuk tubuh. Kandungan tersebut berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan minuman tertentu bahkan dikaitkan dengan risiko penyakit kronis dan kematian yang lebih rendah. Kebiasaan sederhana ini bisa menjadi bagian dari pola hidup untuk mendukung penuaan sehat.

Dikutip dari Health.com (11/8) berikut 5 minuman sehat yang bantu memperlambat penuaan:

1. Teh Hijau

ADVERTISEMENT
8 Minuman Ampuh Bantu Turunkan Kolesterol Pasca Kalap Makan saat LebaranIlustrasi teh hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

Penelitian mengaitkan konsumsi teh, termasuk teh hijau, dengan risiko kematian yang lebih rendah. Minum sekitar 2 cangkir teh per hari juga dikaitkan dengan risiko kematian lebih rendah.

Manfaat ini diduga berasal dari katekin, yaitu antioksidan yang banyak ditemukan dalam teh hijau. Senyawa ini membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan peradangan.

Salah satu katekin yang banyak diteliti adalah EGCG. Senyawa ini berpotensi mendukung kesehatan jantung, otak, serta proses penuaan yang sehat.

2. Kopi

Minum kopi dalam jumlah sedang, sekitar 2-4 cangkir tanpa gula per hari, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Manfaat ini terutama terlihat pada orang yang minum kopi di pagi hari.

Kopi mengandung polifenol dan antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Konsumsinya juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan liver yang lebih rendah.

Kopi juga berpotensi mendukung kesehatan mental dan fungsi kognitif. Sejumlah penelitian mengaitkannya dengan risiko Alzheimer dan Parkinson yang lebih rendah, meski diperlukan riset lebih lanjut.


3. Air Putih

Close-up shot of woman relaxing taking a break drinking water while using laptop sitting at home office.Ilustrasi air putih. Foto: Getty Images/Jajah-sireenut

Air putih mungkin bukan minuman anti-aging yang populer, tetapi penting untuk tubuh. Hidrasi membantu menjaga fungsi sendi, pencernaan, hingga kesehatan ginjal.

Penelitian mengaitkan asupan air yang lebih tinggi dengan risiko kematian yang lebih rendah, terutama pada perempuan.

Kurang cairan juga dikaitkan dengan penuaan lebih cepat dan risiko penyakit kronis.

Secara umum, perempuan membutuhkan sekitar 9 cangkir air per hari, sedangkan pria 13 cangkir. Agar cukup minum, tambahkan buah atau rempah dan selalu bawa botol minum.

4. Teh Hitam

Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau dan memiliki sejumlah manfaat yang mendukung kesehatan. Proses pengolahannya menghasilkan antioksidan khas, yakni theaflavin dan thearubigin.

Kedua antioksidan tersebut berpotensi memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Bukti kuat menunjukkan teh hitam dapat mendukung kesehatan jantung dan fungsi pembuluh darah.

Dalam studi besar di Inggris, orang yang minum setidaknya dua cangkir teh hitam sehari memiliki risiko kematian lebih rendah. Termasuk risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

5. Kefir

Kefir merupakan minuman fermentasi dengan tekstur mirip yogurt yang kaya probiotik. Mikroorganisme baik di dalamnya membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

Mikrobioma usus berperan dalam pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Ketidakseimbangannya dikaitkan dengan obesitas, diabetes tipe 2, hingga penurunan fungsi kognitif.

Penelitian tentang kefir dan penuaan masih terbatas. Namun, probiotik serta senyawa hasil fermentasi diduga membantu mengontrol peradangan dan melindungi sel dari stres oksidatif.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ternyata Bawang Bombay Bagus Lho untuk MPASI!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads