Tidak selamanya obat pencahar diperlukan untuk melancarkan buang air besar (BAB). Kamu bisa juga mengonsumsi sejumlah rempah alami, seperti berikut.
Sembelit atau pencernaan yang kurang lancar sering kali membuat perut terasa tidak nyaman. Tubuh pun menjadi lesu dan perut terasa kembung. Dalam kondisi seperti ini, banyak orang memilih menggunakan obat pencahar sebagai bantuan.
Namun, sebenarnya konsumsi rempah alami bisa membantu dan mendatangkan manfaat lebih besar. Menurut ahli Payton Brewer, MS, RDN, LD, CPT, konsumsi rempah bisa secara signifikan meningkatkan dan mendukung keteraturan buang air besar dengan bekerja bersama proses pencernaan alami tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli gizi tersebut juga membagikan daftar rempah yang bisa membantu buang air besar. Dilansir dari eatingwell.com (10/8), berikut daftarnya!
1. Jahe
Jahe menjadi salah satu rempah alami yang bisa melancarkan BAB. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska |
Jahe telah lama dikenal sebagai rempah alami yang bisa membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi masalah perut, seperti mual, kembung, hingga refluks.
Menurut ahli Avery Zenker, RD, MAN, jahe bisa meningkatkan kesehatan usus dengan menurunkan peradangan, meningkatkan motalitas usus, memperbaiki fungsi penghalang usus, dan mendukung mikrobioma usus sehat.
Jahe juga dikenal dapat mendorong pengosongan lambung, menjaga agar makanan tetap bergerak melalui sistem pencernaan tubuh.
Namun, penting untuk selalu memerhatikan dosis atau takaran konsumsinya. Untuk mencapai manfaat serupa, lebih baik mengonsumsi jahe yang segar atau bubuk jahe. Jahe juga bisa ditambahkan ke makanan atau minuman.
Hindari mengonsumsi jahe dalam bentuk kapsul atau tablet karena dosisnya bisa sangat terkonsentrasi dan berisiko memicu iritasi lambung hingga gangguan pencernaan.
2. Kunyit
Kunyit juga bisa dikonsumsi karena menawarkan nutrisi alami yang bisa bantu lancarkan BAB. Foto: Getty Images/Stanislav Maliarevskyi |
Kunyit juga tak kalah menyehatkan dan bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Ahli Sauceda mengungkap jika sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen kurkumin mengalami peningkatan dalam mengatasi sembelit dibandingkan dengan kelompok yang tidak.
Kandungan antioksidan tinggi yang bersifat antiradang di dalam kunyit juga bisa merilekskan otot pencernaan, serta merangsang produksi cairan empedu di hati yang membantu memecah lemak.
Penelitian lain yang disebutkan oleh Eating Well juga menunjukkan manfaat kurkumin yang bisa mendorong motalitas usus. Meskipun penelitian ini berfokus pada suplemen kurkumin pekat bukan penggunaan kunyit dalam masakan, tetapi kamu bisa mencobanya. Kunyit bisa ditambah ke hidangan nasi, sup, sayuran panggang, atau diolah menjadi teh atau latte kunyit.
3. Biji adas
Fennel seeds atau biji rempah kering dari tanaman Foeniculum vulgare mungkin lebih dikenal dengan sebutan biji adas atau jintan manis. Biji ini punya bentuk lonjong kecil hijau atau cokelat muda, dengan aroma harum khas, serta rasa manis lembut.
Secara tradisional, biji adas telah digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan pencernaan, termasuk rasa kembung, gas, kram perut, hingga membantu memperlancar proses buang air besar.
Menurut ahli Zenker, biji adas mengandung senyawa disebut fenchone yang dapat mempercepat waktu transit dan membantu mengoordinasikan kontraksi usus besar di saluran pencernaan yang dapat mengurangi penumpukan feses.
Biji adas juga mengandung serat alami yang dapat melancarkan pergerakan usus besar sehingga buang air besar lebih teratur.
Untuk membantu melancarkan pencernaan, ahli Sauceda merekomendasikan untuk mengolahnya menjadi teh. Teh biji adas ini bisa meningkatkan pencernaan lebih baik. Bisa juga dengan memadukannya dengan sayuran panggang atau hidangan ikan.
4. Kayu manis
kayu manis juga bisa dikonsumsi sebagai bantuan melancarkan BAB. Foto: Foodbeast |
Kayu manis merupakan rempah serbaguna dan umum. Rempah ini juga memiliki lebih banyak manfaat daripada sekadar menambah rasa pada makanan.
Di dalamnya terkandung polifenol bioaktif yang disebut sinamaldehida. Fungsinya menurut ahli Zenker adalah untuk meningkatkan pembawa pesan kimia yang mendorong peristaltik, atau kontraksi otot berulang yang menggerakkan isi melalui saluran pencernaan.
Dengan mendukung peristaltik, kayu manis bisa mempermudah buang air besar, terutama bagi individu dengan sindrom iritasi usus besar yang seringkali merasa sembelit.
Selain itu, kayu manis juga mengandung serat tinggi yang bisa membantu pergerakan usus besar agar buang air besar lebih teratur dan mencegah sembelit. Efek antimikroba di dalamnya juga dapat melawan bakteri jahat yang sering memicu maag dan tukak lambung.
5. Jinten
Rempah satu ini tidak sekadar digunakan untuk menambah aroma masakan, tetapi bisa juga membantu melancarkan pencernaan.
Jinten terbagi menjadi dua jenis, yakni jinten hitam dan jinten putih yang keduanya sebenarnya memiliki manfaat sama. Akan tetapi, pemakaiannya berbeda. Jinten putih lebih umum digunakan sebagai bumbu masakan, sedangkan jinten hitam lebih sering digunakan sebagai obat herbal.
Kandungan nutrisi di dalam jinten beragam, mulai dari serat, karbohidrat, protein, zat besi, antioksidan, hingga kalsium, dan magnesium. Jinten juga mengandung senyawa antioksidan, antiradang, dan antibakteri yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Rempah alami ini dinilai menjad iobat umum untuk mengatasi gangguan pencernaan, meningkatkan aliran empedu, dan mempercepat proses pencernaan hati.
Para peneliti yang disebutkan situs gleneagles.com.sg (24/1/2022) juga menyebut jika para peneliti mencatat bahwa konsumsi jinten dapat meningkatkan kesehatan usus dengan mendorong aktivitas enzim pencernaan.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN